Jumat
17 April 2026 | 4 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Ahok-Djarot Membumi, Visioner dan Capaian yang Konkret

pdip-jatim-ahok-djarot-debat

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menampilkan gagasan yang membumi saat debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

“Ahok-Djarot menampilkan program yang membumi namun visioner dengan capaian yang konkret. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno lebih mengandalkan pada program DP 0 persen dan OK OC semalam,” ungkap Hasto, Kamis (13/4/2017).

Dia menyebutkan, keseluruhan debat mampu mempertajam program calon. Meski pertanyaan dari komunitas dinilai banyak menyerang Ahok-Djarot, namun Ahok tetap tampil apa adanya.

“Ahok-Djarot mampu menjawab dengan ilustrasi yang mampu mematahkan serangan dari pertanyaan yang tidak fair tersebut,” jelasnya.

Oleh karena itu pihaknya yakin, dengan debat tersebut masyarakat DKI yang dikenal obyektif, toleran dan berkemajuan, tidak akan mempertaruhkan masa depan ibukota kepada pihak yang belum berpengalaman.

“DKI itu sangat kompleks, seluruh masalah menjadi satu. Tanpa kepemimpinan yang tegas, dan mampu bersikap adil, Jakarta hanya menjadi ajang perebutan sumber daya ekonomi yang memiskinkan rakyat,” tandas Hasto.

Dia menambahkan, dalam debat terakhir ini Ahok-telah menunjukkan kualitas pemimpin yang cocok bagi warga ibukota.

Baca juga: Megawati: Hak Pemilih Dijamin Konstitusi, Jangan Dihalangi!

“Debat ini menunjukkan bahwa Ahok semakin matang serta menunjukkan kualitas kepemimpinan dan pengendalian emosi yang mendekati sempurna,” paparnya.

Hasto juga memberikan apresiasi kepada Ahok yang mengucapkan terima kasih kepada pasangan Agus-Silvy. Hal ini menunjukkan sikap kenegarawan dan kepemimpinan yang menjadi inspirasi.

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menilai debat kandidat kali ini sangat memberi keuntungan kepada pasangan Ahok-Djarot.

Dalam semua debat, kata Maruarar, jelas terlihat bahwa Ahok-Djarot mendapat sambutan yang positif dari masyarakat.

“Artinya debat itu memberikan implikasi tambahan elektoral kepada Ahok-Djarot. Karena dianggap dia mampu menjawab pertanyaan sesuai dengan data dan fakta. Dan kinerjanya terbukti selama ini,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...