Rabu
04 November 2026 | 4 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Ahok-Djarot Membumi, Visioner dan Capaian yang Konkret

pdip-jatim-ahok-djarot-debat

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menampilkan gagasan yang membumi saat debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

“Ahok-Djarot menampilkan program yang membumi namun visioner dengan capaian yang konkret. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno lebih mengandalkan pada program DP 0 persen dan OK OC semalam,” ungkap Hasto, Kamis (13/4/2017).

Dia menyebutkan, keseluruhan debat mampu mempertajam program calon. Meski pertanyaan dari komunitas dinilai banyak menyerang Ahok-Djarot, namun Ahok tetap tampil apa adanya.

“Ahok-Djarot mampu menjawab dengan ilustrasi yang mampu mematahkan serangan dari pertanyaan yang tidak fair tersebut,” jelasnya.

Oleh karena itu pihaknya yakin, dengan debat tersebut masyarakat DKI yang dikenal obyektif, toleran dan berkemajuan, tidak akan mempertaruhkan masa depan ibukota kepada pihak yang belum berpengalaman.

“DKI itu sangat kompleks, seluruh masalah menjadi satu. Tanpa kepemimpinan yang tegas, dan mampu bersikap adil, Jakarta hanya menjadi ajang perebutan sumber daya ekonomi yang memiskinkan rakyat,” tandas Hasto.

Dia menambahkan, dalam debat terakhir ini Ahok-telah menunjukkan kualitas pemimpin yang cocok bagi warga ibukota.

Baca juga: Megawati: Hak Pemilih Dijamin Konstitusi, Jangan Dihalangi!

“Debat ini menunjukkan bahwa Ahok semakin matang serta menunjukkan kualitas kepemimpinan dan pengendalian emosi yang mendekati sempurna,” paparnya.

Hasto juga memberikan apresiasi kepada Ahok yang mengucapkan terima kasih kepada pasangan Agus-Silvy. Hal ini menunjukkan sikap kenegarawan dan kepemimpinan yang menjadi inspirasi.

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menilai debat kandidat kali ini sangat memberi keuntungan kepada pasangan Ahok-Djarot.

Dalam semua debat, kata Maruarar, jelas terlihat bahwa Ahok-Djarot mendapat sambutan yang positif dari masyarakat.

“Artinya debat itu memberikan implikasi tambahan elektoral kepada Ahok-Djarot. Karena dianggap dia mampu menjawab pertanyaan sesuai dengan data dan fakta. Dan kinerjanya terbukti selama ini,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...