PONOROGO – Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo bakal di-face off menjadi kawasan ikonik dengan mengusung karakteristik budaya asli Ponorogo.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, pergantian wajah jalan HOS Cokroaminoto merupakan salah satu program prioritasnya dalam 99 hari kedepan.
“Kita ingin ada perbaikan, semacam ikon. Bukan meniru Malioboro, tetapi karakteristiknya kita sesuaikan dengan budaya Ponorogo,” kata Bupati yang akrab disapa Kang Giri, Jumat (5/3/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, sebagian dana pembangunan pedestrian jalan HOS Cokroaminoto merupakan sumbangan dari berbagai pihak termasuk ormas yang ada di Kabupaten Ponorogo.
“Kami mendesain, kami mengajak bergotong-royong semua pihak pembiayaannya seperti apa. NU ikut nyumbang, Muhammadiyah ikut nyumbang, semua bank ikut nyumbang sehingga dengan gotong royong jalan itu menjadi baik,” jelas Kang Giri.
Rencananya, jalan selebar 17 meter tersebut akan dikurangi 5 meter untuk kawasan pedestrian. Artinya, lebar jalan HOS Cokroaminoto nantinya menjadi 12 meter karena masing-masing sisi jalan berkurang 2,5 meter.
Pun, supaya terlihat lebih cantik, beberapa ornamen seperti lampu, bangku, dan spot untuk berswafoto juga akan ditambahkan di sepanjang kurang lebih 700 meter, atau mulai perempatan pasar Legi hingga Ngepos. (ant)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










