Kamis
10 September 2026 | 10 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prof. Ikrar Apresiasi PDI Perjuangan yang Konsisten Jadi Garda Terdepan Penjaga Demokrasi

pdip-jatim-250111-seminar-hut-52-ikrar-1

SURABAYA – Ilmuwan politik Prof. Ikrar Nusa Bhakti mengapresiasi berbagai langkah politik yang konsisten dilakukan PDI Perjuangan, yang berani terus merawat dan mengawal demokrasi.

Sejarah panjang PDI Perjuangan yang berasal dari fusi beberapa partai berhasil menjadikannya sebagai partai yang dapat diterima berbagai kalangan masyarakat

“PDIP satu-satunya partai yang melebur dari berbagai suku agama secara merata. Itulah partai yang bisa bertumbuh dan berkembang,” ucapnya.

Hal tersebut disampaikan Ikrar pada gelaran Seminar HUT PDI Perjuangan, yang dilaksanakan di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Sabtu (11/1/2025).

Baca: Adi Prayitno: Ini Saatnya PDI Perjuangan Mencetak The Next Leader di Pilpres 2029

Acara seminar yang diselenggarakan tersebut juga sebagai bentuk refleksi dalam rangka ulang tahun ke-52 tahun PDI Perjuangan.

Selain Prof. Ikrar, seminar mengusung tema “Perjalanan Panjang Serta Berliku Merawat dan Mengawal Demokrasi” itu menghadirkan narasumber, pengamat politik Adi Prayitno M.Si, dan Ketua DPP PDIP Ir Bambang Wuryanto MBA atau Bambang Pacul.

Ikrar pun mengingatkan kepada seluruh kader PDI Perjuangan agar tidak lupa kepada garis dari marhaenisme Soekarno. Pesan ini dia sampaikan mengingat berbagai tantangan politik di masa mendatang yang akan menjadi lebih berat.

“Ideologi marhaenisme itulah yang akan menjadikan PDI Perjuangan survive. Oleh karena itu, maka masa depan partai akan menjadi sangat penting,” ujarnya.

Selain itu dia juga mengimbau agar partai politik mampu menjadi wadah bagi para generasi muda untuk turut aktif dan berkembang. Mengingat 5 tahun mendatang akan makin banyak generasi muda yang memiliki hak memilih.

“Yang namanya anak muda itu harus benar-benar diutamakan. Kalau partai tidak melakukan regenerasi dalam rekruitmen anak muda, maka akan sulit untuk maju dan bertahan di masa depan,” tuturnya.

Baca juga: Kanang: PDI Perjuangan Harus Mampu Lahirkan Pemimpin yang Jadikan Kebenaran Sebagai Landasan Kebijakan

Pada kesempatan tersebut Ikrar juga mengapresiasi hasil yang didapatkan PDI Perjuangan dalam Pilpres dan Pilkada 2024, dimana PDI Perjuangan melawan koalisi besar yang dekat dengan pemerintah.

Ia pun menekankan bahwa apabila partai mau dipercaya oleh rakyat, maka harus tetap melayani rakyat, agar terus dapat dipercaya oleh masyarakat.

“PDIP yang katanya anjlok justru jadi pemenang di tahun 2024. Banteng bisa mengalahkan KIM yang memiliki jumlah partai lebih banyak,” sebutnya.

Selain itu ia pun juga mengimbau agar PDI Perjuangan untuk tetap memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo.

Menurutnya, hal tersebut senada dengan pidato politik yang disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan pada ulang tahun ke-52 kali ini.

Akan tetapi, Prof. Ikrar menegaskan bahwa dirinya secara pribadi masih belum mempercayai sosok Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Dukunglah pemerintah Presiden Prabowo tapi jangan menjadi bagian dari pemerintah Presiden Prabowo. Saya tidak menyebutkan Gibran karena memang pak Prabowo Subianto-lah yang memiliki legitimasi yang kuat. Masyarakat sipil seperti saya masih belum memiliki kepercayaan bahwa Gibran memiliki apa yang disebut dengan dukungan yang memang cukup baik, mengingat ia menjadi calon Wakil Presiden melalui perubahan-perubahan yang ada di Mahkamah Konstitusi,” sebutnya.

Pada akhir diskusi tersebut, Ikrar mengapresiasi sosok Ketua Umum PDI Perjuangan yang konsisten dalam menegaskan pentingnya merawat dan mengawal demokrasi di Indonesia.

“Saya berani mengatakan sejak Megawati menjadi Ketua Umum, di situlah demokrasi kita berjalan dan partai bisa bertahan,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...