Minggu
20 September 2026 | 6 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prof Hariyono Ajak Caleg PDI Perjuangan Terpilih Implementasikan Pancasila dalam Praktik

pdip-jatim-240806-prof-hariyono-bimtek-1

MALANG – Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. minta para Calon Anggota Legislatif Terpilih dari PDI Perjuangan se-Jawa Timur untuk tidak hanya menjadi Pancasila sebagai slogan belaka. Namun juga diimplementasikan dalam praktik.

“Bahwa Pancasila sebagai ideologi itu seringkali kita mendengar slogan selalu dibawa hingga mati, tetapi dari praktiknya berbeda,” kata Prof. Hariyono dalam kegiatan Pembekalan Caleg Terpilih PDI Perjuangan se-Jatim di Ballroom Harris Hotel, Kota Malang, Selasa (6/8/2024).

Terlebih sebagai calon penyelenggara negara, seorang anggota legislatif diwajibkan untuk memahami cita-cita dan visi Indonesia merdeka untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Oleh karena itulah, kata Prof. Hariyono, Pancasila sebagai ideologi negara tidak bisa dijadikan sebagai sebuah slogan belaka.

Baca juga: Pembekalan Caleg DPRD Terpilih, Untari Ingatkan Agar Tidak Berhenti Pada Zona Nyaman

Namun harus diwujudkan dengan tindakan dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari seluruh masyarakat Indonesia.

Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu menekankan bahwa pengamalan ideologi Pancasila itu haruslah beriringan dengan spirit zaman yang dinamis.

Seperti dengan meningkatkan kapasitas SDM masyarakat serta pengembangan riset dan teknologi.

“Tantangan-tangan kita kalau kita ingin menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang progresif itu, maka Pancasila harus menjadi landasan berpikir kita. Utamanya dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan peraturan perundang-undangan, sehingga juga menumbuhkan jiwa bangsa yang inovatif dan kreatif,” tegas dia.

Terlebih sebagai seorang legislator, harus menjadikan Pancasila sebagai paradigma dalam pembangunan. Sehingga dalam penyusunan regulasi dan melakukan fungsi penganggaran benar-benar berorientasi kepada kemajuan masyarakat.

“Contohnya Bansos, penting bahwa orang-orang yang miskin harus dibantu. Tetapi kita harus berpikir jangka panjang, apakah dengan Bansos bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Maka anggaran pendidikan kita harus ditingkatkan sehingga kita bisa bersaing dengan negara-negara lain,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Target Menang Pemilu 2029, PDIP Banyuwangi Siapkan 5872 Kader Militan di Tingkat Desa

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi siap menuntaskan seluruh pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) sebagai ...
KRONIK

Dua Event Olahraga Meriahkan Banyuwangi, 3.400 Pelari Siap Ramaikan Soekarno Run

BANYUWANGI – Banyuwangi terus memantapkan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia. Akhir pekan ...
SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...