Selasa
21 Juli 2026 | 3 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prof Hariyono Ajak Caleg PDI Perjuangan Terpilih Implementasikan Pancasila dalam Praktik

pdip-jatim-240806-prof-hariyono-bimtek-1

MALANG – Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. minta para Calon Anggota Legislatif Terpilih dari PDI Perjuangan se-Jawa Timur untuk tidak hanya menjadi Pancasila sebagai slogan belaka. Namun juga diimplementasikan dalam praktik.

“Bahwa Pancasila sebagai ideologi itu seringkali kita mendengar slogan selalu dibawa hingga mati, tetapi dari praktiknya berbeda,” kata Prof. Hariyono dalam kegiatan Pembekalan Caleg Terpilih PDI Perjuangan se-Jatim di Ballroom Harris Hotel, Kota Malang, Selasa (6/8/2024).

Terlebih sebagai calon penyelenggara negara, seorang anggota legislatif diwajibkan untuk memahami cita-cita dan visi Indonesia merdeka untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Oleh karena itulah, kata Prof. Hariyono, Pancasila sebagai ideologi negara tidak bisa dijadikan sebagai sebuah slogan belaka.

Baca juga: Pembekalan Caleg DPRD Terpilih, Untari Ingatkan Agar Tidak Berhenti Pada Zona Nyaman

Namun harus diwujudkan dengan tindakan dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari seluruh masyarakat Indonesia.

Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu menekankan bahwa pengamalan ideologi Pancasila itu haruslah beriringan dengan spirit zaman yang dinamis.

Seperti dengan meningkatkan kapasitas SDM masyarakat serta pengembangan riset dan teknologi.

“Tantangan-tangan kita kalau kita ingin menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang progresif itu, maka Pancasila harus menjadi landasan berpikir kita. Utamanya dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan peraturan perundang-undangan, sehingga juga menumbuhkan jiwa bangsa yang inovatif dan kreatif,” tegas dia.

Terlebih sebagai seorang legislator, harus menjadikan Pancasila sebagai paradigma dalam pembangunan. Sehingga dalam penyusunan regulasi dan melakukan fungsi penganggaran benar-benar berorientasi kepada kemajuan masyarakat.

“Contohnya Bansos, penting bahwa orang-orang yang miskin harus dibantu. Tetapi kita harus berpikir jangka panjang, apakah dengan Bansos bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Maka anggaran pendidikan kita harus ditingkatkan sehingga kita bisa bersaing dengan negara-negara lain,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...