Kamis
29 Oktober 2026 | 10 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prihatin Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Soroti Ini

pdip-jatim-250515-dewanti

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Dewanti Rumpoko, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.

Hingga Kamis (3/7/2025), tercatat enam penumpang kapal tersebut meninggal dunia, 31 orang berhasil diselamatkan, dan 28 lainnya masih dalam proses pencarian.

Dewanti menegaskan, bahwa insiden tersebut harus jadi peringatan keras sekaligus bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi laut di Indonesia. Khususnya dalam konteks pengawasan dan pengelolaan penyeberangan antarprovinsi.

“Ini harus menjadi evaluasi besar, bersama dan menyeluruh oleh Kementerian Perhubungan. Memang penyeberangan ini bukan ranah provinsi, tapi karena ini ada di Banyuwangi menuju Bali, tentu saja kami di DPRD Jatim bersuara agar musibah seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Dewanti Rumpoko di Surabaya, Sabtu (5/7/2025).

Anggota Komisi D DPRD Jatim ini menyoroti human eror yang disinyalir tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Sehingga dirinya minta pentingnya uji kelayakan armada kapal yang beroperasi secara berkala.

Menurutnya, seperti halnya kendaraan darat yang diwajibkan menjalani uji KIR, maka moda transportasi laut pun harus menjalani proses serupa secara ketat dan berkala.

“Evaluasi terhadap layak tidaknya kapal beroperasi harus menjadi prioritas utama dalam sistem pengawasan Kemenhub,” ujar dia.

Selain itu, legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut menekankan pentingnya disiplin dalam pengangkutan sesuai kapasitas atau tonase kapal.

“Saya berharap kapal-kapal yang ada tidak melebihi tonasenya, Ini soal keselamatan jiwa manusia, bukan hanya sekadar logistik,” tegasnya.

Poin lain yang menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan adalah sumber daya manusia (SDM) awak kapal.

Menurut mantan Wali Kota Batu ini, kesejahteraan dan kompetensi kru kapal adalah aspek yang tak boleh dikesampingkan dalam menjaga keselamatan pelayaran.

“Perhatian juga harus ditujukan pada SDM yang menjadi awak kapal, mereka yang memegang kendali kapal. Jangan sampai, kapal sudah layak, tetapi kru yang ada belum siap. Sehingga terjadi human error,” pungkasnya. (yols/pr)

Baca juga:
=> Komisi D DPRD Jatim Minta Pemprov Siapkan Pendampingan Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, Widarto Ajak Gen Z Tak Apatis pada Politik Lewat Film Satir

JEMBER – Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengajak generasi Z tidak apatis terhadap politik dan ikut ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Pasuruan Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong IKM Gresik Perkuat Modal dan Teknologi agar Tembus Industri Besar

GRESIK – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di ...