oleh

“Politik Uang Berpotensi Menghasilkan Pemerintahan Korup”

-Berita Terkini-13 kali dibaca

JOMBANG – Cawagub Puti Guntur Soekarno mengingatkan pentingnya gerakan pemenangan pilkada, dengan cara-cara yang dibenarkan hukum.

Puti mengajak kader PDI Perjuangan memenangkan pilkada dengan cara-cara beradab dan bermoral.

“Karena itu, jangan melakukan politik uang. Sebab politik uang meracuni suara rakyat, dan kelak di kemudian hari berpotensi menghasilkan pemerintahan yang korup,” kata Puti Guntur, kemarin.

Ajakan itu disampaikan Puti di depan ratusan jajaran pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang. Setelah bertemu para relawan, Puti Guntur Soekarno menghadiri rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) PDI Perjuangan Kabupaten Jombang, Jumat (13/4/2018).

Selain Puti, raker yang diikuti para kader itu juga oleh dihadiri Ketua DPC PDIP Jombang Marsaid, calon bupati dan wakil bupati Jombang M. Syafiin-Choirul Anam dan anggota DPR RI Sadarestuwati.

Pada Pilkada Jombang, PDIP mengusung Calon Bupati M. Syafiin dan Calon Wakil Bupati Choirul Anam. Mereka mendapat nomor undian 3. Posisinya kertas suara berada di sebelah kanan, sama seperti Gus Ipul-Puti.

Pada kesempatan itu, Puti juga menyampaikan upaya pemenangan Pilkada Jawa Timur dan Pilkada Jombang harus dijadikan satu gerakan partai. Tidak boleh terpisah-pisah. “Menang di Jawa Timur, menang di Jombang,” tegas Puti.

Dia juga memberikan semangat kepada kader-kader PDIP untuk merebut kembali kepala daerah-wakil kepala daerah di Jombang.

Selama dua periode, tahun 2003-2013, Kabupaten Jombang dipimpin Bupati Suyanto yang dicalonkan PDIP. Posisi ini lepas setelah PDIP kalah dalam Pilkada Jombang tahun 2013.

Sekarang, di Pilkada 2018, terbuka kesempatan PDIP untuk merebut kembali Bupati-Wakil Bupati Jombang. “Mari Bung, rebut kembali!” pekik Puti Guntur.

Dia juga minta jajaran pengurus dan kader PDIP di Jombang untuk memberi angka kemenangan besar untuk Gus Ipul dan dirinya pada Pilkada Jawa Timur 2018.

Karena, dua kali Pilkada Jawa Timur, tahun 2008 dan 2013, Jombang menjadi salah satu basis suara pendukung Gus Ipul, saat berpasangan dengan Gubernur Pakde Karwo.

“Jombang diharapkan memberi sumbangan suara sampai 70 persen,” katanya. (goek)