Minggu
09 Agustus 2026 | 7 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Plt Bupati Nganjuk Ajak 250-an UMKM Mengakses E-Katalog

IMG-20220627-WA0011_copy_900x507

NGANJUK – Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengajak para pelaku koperasi serta usaha kecil dan menengah (UMKM) bangkit dari perlambatan ekonomi dampak dari Covid-19.

Ajakan disampaikan pada acara Ngopi Bareng dan Literasi Keuangan Bersama UMKM di Pendopo Kabupaten, Kamis (22/6/2022).

Hadir dalam acara itu, Sekertaris Daerah, M Yasin; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Cuk Widiyanto; dari Dinas Tenaga Kerja dan  motivator BPR Bank Jatim. Serta dua ratusan lebih pelaku UMKM dari 20 Kecamatan se-Kabupaten.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Nganjuk mengajak para pelaku UMKM untuk bangkit dari situasi sulit pasca pandemi. Salah satu cara dengan mengakses angaran-angaran pemerintah.

“Pak Presiden sudah memberikan intruksi 40 persen dari APBD nanti harus terserap oleh E-Catalogue lokal. Kita pengen Nganjuk itu para pelaku UMK atau UMKM itu betu-betul berdaya,” ucap Kang Marhaen, sapaan akrab Plt Bupati Marhaen.

Ia juga menjelaskan bahwa E-Catalogue lokal juga bisa dibuat oleh pemerintah daerah, tidak hanya pemerintah pusat.

“Kita berharap dengan E-Catalogue lokal ini, para usahawan atau usaha kelas kecil menengah juga bisa ikut akses dana dari pemerintah”, tambahnya.

E-Katalog adalah aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).  Aplikasi ini menyediakan berbagai macam produk dari berbagai komoditas yang dibutuhkan oleh pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Nganjuk, Cuk Widianto mengatakan, total UMKM di Nganjuk sudah sekitar seratus delapan puluh ribu UMKM.

Untuk yang sudah memiliki izin baik SIUP, OSS, maupun PIRT sekitar dua puluh tujuh ribu.

“Yang kita undang ini tadi 300 pelaku UMKM, tapi yang datang sepertinya hanya 250 pelaku UMKM saja. Kita dorong terus menerus untuk tetap berwirausaha, semangat untuk berkarya dan bangkit,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati Marhaen memberikan santunan masyarakat yang ikut BPJS Ketenagakerjaan maupun Jaminan Hari Tua.

Seperti perangkat desa yang suaminya meninggal maka ia mendapatkan jaminan kematian, beasiswa pertahun untuk anaknya. Juga santunan untuk RT, pedagang asongan, dan anak Yatim. (endyk/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...
LEGISLATIF

Andreas Dorong Masyarakat Melek Keuangan agar Tak Jadi Korban Penipuan Digital

MALANG – Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo mendorong masyarakat memperkuat literasi keuangan di tengah ...
SEMENTARA ITU...

Lewat Dramasoka Pendekar Caping Gunung, Rijanto Ajak Warga Guyub Bangun Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama ...
LEGISLATIF

Anggota Dewan Ratih Damayanti Bantu Warga Tak Mampu yang Koma 3 Hari dan Terkendala BPJS

LUMAJANG – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lumajang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi D DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban terus mematangkan rencana perlindungan sosial bagi kader. Sebagai langkah ...