Selasa
10 Maret 2026 | 4 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pidato Ilmiah di Riyadh, Megawati Sebut Pemberdayaan Perempuan Penentu Kualitas Negara

pdip jatim 260209 msc doktor hc riyadh 2

RIYADH – Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan, pemberdayaan perempuan merupakan faktor penentu kualitas negara dan pemerintahan.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato ilmiahnya seusai menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi.

“Pemberdayaan perempuan bukanlah ancaman terhadap nilai, budaya, atau tradisi. Justru sebaliknya, ia merupakan syarat bagi negara yang percaya pada masa depannya sendiri,” kata Megawati, Senin (9/2/2026).

Dalam pidatonya, Megawati juga menjelaskan bahwa negara tidak boleh dipahami semata sebagai struktur administratif atau kekuasaan politik, melainkan peradaban yang hidup dan bertumpu pada nilai, sejarah, serta tanggung jawab moral.

Baca juga: Megawati Terima Gelar Doktor HC dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University di Riyadh

Dalam kerangka itu, menurut dia, keterlibatan perempuan bukanlah isu tambahan, melainkan bagian esensial dari pembangunan negara yang adil dan berkelanjutan.

Megawati menilai, negara yang mengecualikan perempuan dari ruang pengambilan keputusan berisiko kehilangan keseimbangan sosial, moral, dan peradabannya.

“Negara yang besar adalah negara yang mampu menghimpun seluruh potensi kemanusiaannya. Negara yang kuat adalah negara yang tidak membiarkan separuh dari kekuatan sosialnya berada di pinggir sejarah,” kata dia.

Sebagai Presiden ke-5 RI, Megawati menegaskan bahwa pengalamannya di pemerintahan menunjukkan keterlibatan perempuan berpengaruh langsung terhadap kualitas kebijakan publik.

Dia menyebutkan, pemerintahan yang adil dan efektif tidak dapat dibangun dengan mengecualikan perempuan dari proses pengambilan keputusan.

Megawati juga menekankan bahwa pemberdayaan perempuan tidak boleh dipersempit hanya pada persoalan keterwakilan jabatan. Menurutnya, yang lebih penting adalah keterlibatan perempuan secara bermakna dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan negara.

“Negara harus memastikan bahwa perempuan memiliki ruang, perlindungan, dan kesempatan yang setara dalam seluruh aspek kehidupan bernegara,” jelas Megawati.

Sebelumnya, Megawati menerima gelar doktor kehormatan (honoris causa) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2/2026) waktu setempat.

Acara penganugerahan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk putra Megawati yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan M. Prananda Prabowo beserta istri Nancy Prananda, Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga putri Megawati, serta jajaran diplomatik Indonesia, termasuk Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad.

Sebelum mendapatkan gelar ini, Megawati tercatat telah menerima 10 doktor kehormatan dan tiga profesor kehormatan dari berbagai universitas di dalam dan luar negeri. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Banyak Aset BUMD Belum Bersertifikat, Hambat Pengembangan Bisnis

SURABAYA – Komisi C DPRD Jawa Timur menyoroti banyaknya aset strategis milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ...
KRONIK

Seleksi Terbuka Banteng Jatim FC U-17 di Bangkalan, Bupati Lukman: Panggung Emas untuk Atlet Muda

BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan bersiap menjadi pusat perhatian talenta muda sepakbola di Pulau Madura. DPD PDI ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Pengembangan Wisata Blitar, Sertifikasi Pelaku Wisata Jadi Kunci

BLITAR – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar dinilai perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Tindaklanjuti Laporan Makanan Bermasalah dalam Program MBG

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita memastikan pihaknya akan menindaklanjuti temuan ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi: Wisata Kota Harus Berdampak Ekonomi bagi UMKM dan Warga

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menarik ...
KRONIK

Bukber Tanpa Sekat di Pendopo Nganjuk, Ribuan Warga Duduk Bersila Bersama Bupati

NGANJUK – Menjelang senja di bulan Ramadan, Pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk tampak berbeda dari biasanya. Jika ...