Kamis
03 September 2026 | 3 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Jasmerah di Peringatan Kudatuli DPC PDI Perjuangan Sidoarjo

IMG-20250727-WA0041_copy_848x558
Peringatan Kudatuli di Kecamatan Tanggulangin, satu dari enam titik peringatan yang digelar serentak DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Sabtu (26/7/2025).

SIDOARJO – Ribuan kader PDI Perjuangan Sidoarjo mengikuti acara peringatan kerusuhan 27 Juli (Kudatuli) 1996 di enam titik, Sabtu (26/7/2025). Ribuan lilin dinyalakan, sebagai simbolisasi merawat ingatan peristiwa kelam 29 tahun silam.

“Jasmerah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah,” kata Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Hari Yulianto dalam pesan singkatnya kepada media terkait acara tersebut.

Anggota DPRD Jatim itu menambahkan, poin penting refleksi Kudatuli adalah, pentingnya penghormatan terhadap independensi atau kedaulatan organisasi kepartaian.

“Oleh pihak manapun, khususnya kekuasaan, terhadap partai manapun. Gangguan terhadap PDI dibawah kepemimpinan Megawati yang terpilih secara sah dalam kongres di Surabaya saat itu (1993), memicu perseteruan hingga berpuncak pada peristiwa Kudatuli,” kata Hari Yulianto.

“Peristiwa Kudatuli bukan sekadar catatan perjalanan sejarah PDI menjadi PDI Perjuangan. Lebih dari itu, perjalanan berdemokrasi bangsa dan negara kita,” imbuh Hari Yulianto.

Hal disampaikan Hari Yulianto juga terpanjat dalam untaian doa pada acara peringatan. Selain mendoakan arwah korban meninggal, peserta acara juga mendoakan agar para korban hilang dalam peristiwa tersebut bisa ditemukan.

“Memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar peristiwa tidak terulang,” kata pembawa doa di Tarik, salah satu tempat acara.

Berita terkait:Peringati Kudatuli, DPC Sidoarjo Instruksikan Ribuan Kader Nyalakan Lilin

Plt Sekretaris DPC Sidoarjo, Bambang Riyoko menambahkan, secara keseluruhan acara digelar di enam kecamatan atau enam dapil. Yakni di Kecamatan Sidoarjo, Tanggulangin, Prambon, Tarik, Taman, dan Kecamatan Gedangan.

“Pesarta keseluruhan tercatat 1.433 Kader,” kata Bambang Riyoko usai acara di Taman.

Acara inti yakni mendengarkan testimoni para pelaku peristiwa, menyaksikan film dokumenter Kudatuli, diakhiri dengan doa bersama.

Ribuan kader Banteng ini dari unsur DPC, fraksi, PAC, dan perwakilan pengurus Ranting yang tersebar di 346 desa dari 18 kecamatan, serta puluhan pelaku sejarah.(int/hd/ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri: Maulid Nabi Jangan Sekadar Bersholawat, Teladani Akhlak Rasulullah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan Maulid Nabi tidak cukup dengan bersholawat, tetapi harus diwujudkan ...
KABAR CABANG

Guntur Soroti Literasi Politik Anak Muda, Apatisme Harus Dijawab dengan Edukasi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menyoroti pentingnya meningkatkan literasi ...
LEGISLATIF

Khamim Perluas Potensi Susu Dusun Brau Lewat Festival Nyusu Bareng

BATU – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendorong potensi susu lokal Dusun Brau, ...
BERITA TERKINI

Keluhan Peziarah Berulang, Eri Perketat Pengawasan Anjal di Kawasan Makam Sunan Ampel

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan pengawasan terhadap anak jalanan (anjal) dan pengamen di ...
KRONIK

Biaya Mahal Pilkades Dikhawatirkan Saring Kandidat Berkualitas

JEMBER – Mahalnya biaya pencalonan kepala desa mulai dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Jember. Mereka khawatir ...
KRONIK

Tampung Keluhan Wali Murid hingga Guru, Bupati Ipuk Bahas Isu Pendidikan di Forum Gesah Bareng

BANYUWANGI – Program “Gesah Bareng Ambi Bupati” kembali digelar, pada Rabu (2/9/2026), di Pendopo Sabha Swagata ...