Rabu
22 April 2026 | 3 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Festival Pahlawan Desa: Praktik Pancasila Sebenarnya Terus Hidup di Masyarakat

pdip-jatim-festival-pahlawan-desa-110721-1

JAKARTA – PDI Perjuangan mendukung inisiatif Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) yang melaksanakan Festival Pahlawan Desa dengan memperebutkan Piala Megawati Kawal Pancasila dari Desa.

Sekjen Hasto Kristiyanto mengatakan, kegiatan ini membuktikan betapa pentingnya politik yang membangun kebudayaan bagi PDI Perjuangan.

“Kegiatan Piala Megawati Kawal Pancasila dari Desa ini berakar dari politik kebudayaan nasional kita yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum,” kata Hasto, kemarin.

Acara Festival Pahlawan Desa itu dilaunching secara virtual di Jakarta pada Sabtu (10/7/2021). Hadir Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bersama jajaran Ketua DPP PDI Perjuangan seperti Puan Maharani, Tri Rismaharini, Yasonna Laoly, Ahmad Basarah, Rokhmin Dahuri, Sri Rahayu, dan Yanti Sukamdani.

Acara tersebut diorganisasikan BKNP PDI Perjuangan. Hadir Ketua BKNP Aria Bima, Sekretaris Rano Karno, Bendahara Vita Ervina, Abidin Fikri, dan Kirana Larasati.

Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini mengatakan saat ini memang sedang pandemi Covid-19.

Namun dirinya meyakini bahwa rakyat masih bisa terus menggali nilai-nilai Pancasila yang sebenarnya dihidupi masyarakat. Khususnya masyarakat yang hidup di desa.

Sebagai mantan Wali Kota Surabaya, Risma mengatakan dirinya masih ingat bagaimana para ketua RW di Kota Pahlawan itu yang dulu membangun sendiri ruang isolasi mandiri di awal-awal pandemi Covid-19.

“Saya ingat, ada yang di balai RT, ada di rumah-rumah kosong, lalu kemudian mereka secara tanggung renteng menyisipkan satu sendok beras dikumpulkan untuk diberikan kepada saudara-saudara di kampung mereka yang saat itu terkena Covid,” beber Risma.

“Jadi sebetulnya budaya ini adalah budaya yang luar biasa. Maka dengan apa yang dilakukan lewat Festival Pahlawan Desa ini akan bisa kita lihat banyak sekali yang sudah dilakukan oleh tokoh masyarakat ataupun anak-anak muda yang menginspirasi lingkungannya,” ujarnya.

Sedang Ketua BKNP PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan, pihaknya ingin ada tampilan desa di ruang publik, khususnya di media sosial.

Sebab saat ini pihaknya melihat betapa dominannya ruang individualisme, apatisme, dan hedonisme, yang sudah masuk ke desa.

“Dengan ini, kita ingin mengajak kembali bagaimana nilai-nilai keragaman berbudaya, bahwa Pancasila dalam praktik sebenarnya terus hidup di masyarakat, khususnya di pedesaan,” papar Aria Bima. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Jaga Keselamatan Warga, Agung Minta Dishub Tegas Tertibkan Dump Truck Tanpa KIR

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) agar ...
KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Kerja Nyata Jadi Fondasi Perjuangan Partai

PDI Perjuangan Trenggalek tekankan pengabdian kader ke masyarakat, tak hanya fokus elektoral, usai Musancab ...
KABAR CABANG

Hari Kartini, PDI Perjuangan Banyuwangi Teladani Perjuangan Buyut Atikah Jaga Harmoni Kehidupan

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Kartini dengan menggelar ...
HEADLINE

Hari Kartini, FPDIP DPRD Jatim Terima Pengaduan dari Keluarga Santri Putri Korban Pencabulan

SURABAYA – Satu keluarga asal Kota Surabaya, mengadukan dugaan tindak pencabulan dialami anak gadisnya oleh ...
EKSEKUTIF

Delapan RS Kolaborasi, Surabaya Genjot Wisata Medis

Pemkot Surabaya meluncurkan Medical Tourism di Balai Kota, targetkan pasien nasional hingga mancanegara dengan ...
EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...