Kamis
17 September 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Nyepi 2022, Sonny Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Antar Umat Beragama.

pdip-jatim-Sonny-T-Danaparamita2

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi tahun 2022, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T Danaparamita, mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk saling menghormati antar sesama pemeluk agama yang merayakan hari besar agamanya, termasuk memberikan ucapan selamat dan penghormatan kepada umat Hindu yang hari ini merayakan Hari Raya Nyepi.

Menurut Sonny, saling menghormati serta saling memberikan ucapan selamat kepada umat beragama yang sedang merayakan hari besarnya, merupakan cara paling sederhana dalam pengamalan nilai Pancasila, serta bentuk toleransi untuk memperkuat kerukunan dan gotong-royong antar sesama anak bangsa.

“Indonesia adalah bangsa yang dianugerahi kekayaan berupa aneka ragam budaya, etnis, dan kepercayaan. aneka keberagaman itu hendaknya harus terus dirawat dan dijaga dalam koridor nilai toleransi untuk tetap menjaga semangat persatuan dan gotong-royong. Salah satunya dengan saling menghormati dan menghargai hari besar masing-masing umat beragama yang ada di Indonesia,” ujar Sonny, Kamis (3/3/2022).

Waketum DPP PA GMNI tersebut menjelaskan, masing-masing hari besar dalam setiap agama memiliki makna yang baik dan bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat, seperti Hari Raya Nyepi yang mengajarkan manusia untuk memberi jeda waktu sejenak untuk berdiam, melakukan meditasi untuk introspeksi diri menjernihkan hati dan pikiran, serta melatih diri mengendalikan nafsu untuk tidak beraktivitas.

“Dengan melaksanakan rangkaian Nyepi ini, Saudara kita umat Hindu, mengajarkan bagaimana manusia perlu sejenak berdiam diri dan fokus melakukan introspeksi diri, serta memberikan jeda waktu kepada alam semesta untuk menata kembali keseimbanganya, dan juga akan memuliakan harkat dan martabat kemanusiaan kita,” jelasnya.

Legislator dari Dapil Jatim lll ini pun menyampaikan, untuk terus menjaga nilai persatuan sebagaimana yang diajarkan para pendiri bangsa, bisa dilakukan masyarakat dengan saling menghormati masing-masing pemeluk agama yang ada di Indonesia, sehingga meraka dapat menjalankan kegiatan perayaan hari besar dan peribadatan agamanya dengan tenang, aman, damai, dan penuh suka cita.

“Dengan saling menghormati setiap pemeluk agama yang sedang merayakan hari besarnya, secara tidak langsung kita telah mendorong agar semua umat beragama bisa semakin dekat dan taat dengan ajaran agamanya masing-masing. Maka dari itu, kita juga harus lestarikan segala bentuk praktik bermasyarakat dan berbangsa yang dapat memperkokoh persaudaraan kebangsaan kita yang beraneka ragam agama, suku, dan etnis ini,” terangnya.

“Hal tersebut sesuai dengan fatwa KH Hasyim Asy’ari yang mengatakan, “Hubbul wathon minal iman,” yakni mencintai bangsamu adalah sebagian dari pada iman. Saya sendiri sebagai muslim meyakini, toleransi sebagai praktik nyata dalam membangun ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basariyah,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...