Selasa
21 April 2026 | 10 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati HUT ke-53 PDIP, Sadarestuwati Ajak Kader dan Petani Tanam Ribuan Pohon

PDIP-Jatim-Sadarestuwati-16122025

JOMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Sadarestuwati, menggelar aksi tanam pohon bersama kader PDI Perjuangan serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wonosalam, Kabupaten Jombang, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan bertajuk “Merawat Bumi dan Mata Air” itu dipusatkan di kawasan Kebun Durian Sholikin, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam. Aksi ini difokuskan pada wilayah sekitar sumber-sumber mata air yang menjadi penopang kebutuhan warga setempat.

Sejumlah titik sumber air yang menjadi lokasi penanaman, di antaranya, Sumber Ringin Pitu dan Sumber Ancar di Dusun Sumber, serta Sumber Junggo dan Sumber Gogor di Dusun Mangirejo.

Dalam kegiatan itu, ribuan bibit tanaman ditanam sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan mata air. Jenis tanaman yang ditanam meliputi 1.500 pohon sukun, 500 pohon bambu, 200 pohon matoa, 300 pohon sengon, serta berbagai tanaman keras lainnya yang memiliki daya ikat tanah kuat.

Mbak Estu, sapaan akrab Sadarestuwati, menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus wujud kecintaan pada Tanah Air.

“Ini adalah bentuk cinta Tanah Air. Kita ingin Indonesia tetap lestari selama-lamanya, agar anak cucu kita masih bisa menikmati alam yang subur dan sumber air yang bersih. Salah satu upayanya adalah dengan menanam pohon,” ujarnya.

Ia menyampaikan, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengajak seluruh kader Partai untuk berperan aktif dalam menjaga dan merawat lingkungan hidup.

“Tanaman yang kita tanam merupakan tanaman keras dengan perakaran kuat seperti sukun, matoa, kluwih, sengon, dan bambu. Selain bernilai ekonomi, tanaman ini mampu menahan tanah agar tidak mudah longsor, terutama di daerah lereng dan bantaran sungai,” jelasnya.

Mbak Estu juga mengingatkan masyarakat dan Gapoktan Wonosalam agar tidak hanya menanam, tetapi juga merawat pohon-pohon tersebut secara berkelanjutan, mulai dari pemupukan hingga pengawasan, serta menghindari penebangan liar.

“Kita tidak boleh hanya berpikir jangka pendek dari sisi ekonomi. Kelestarian alam harus dijaga untuk jangka panjang. Merawat bumi pertiwi dan mata air harus dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung persoalan alih fungsi lahan dan potensi pencemaran lingkungan di wilayah Wonosalam. Ia mengaku telah meminta jajaran DPRD Kabupaten Jombang untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut, termasuk pengawasan pembuangan limbah dan sampah.

Menurutnya, Wonosalam merupakan kawasan yang sangat bergantung pada keberadaan mata air untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari air minum, memasak, hingga keperluan mandi, sehingga kelestariannya harus dijaga secara kolektif.

Aksi penanaman pohon ini mendapat respons positif dari masyarakat. Antusiasme terlihat dari keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Gapoktan Wonosalam, kader PDI Perjuangan, hingga mahasiswa dari UPN dan UNWAHA yang turut bergotong royong dalam kegiatan tersebut.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan kesadaran bersama untuk menjaga bumi dan mata air semakin tumbuh. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tandasnya. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Kerja Nyata Jadi Fondasi Perjuangan Partai

PDI Perjuangan Trenggalek tekankan pengabdian kader ke masyarakat, tak hanya fokus elektoral, usai Musancab ...
KABAR CABANG

Hari Kartini, PDI Perjuangan Banyuwangi Teladani Perjuangan Buyut Atikah Jaga Harmoni Kehidupan

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Kartini dengan menggelar ...
HEADLINE

Hari Kartini, FPDIP DPRD Jatim Terima Pengaduan dari Keluarga Santri Putri Korban Pencabulan

SURABAYA – Satu keluarga asal Kota Surabaya, mengadukan dugaan tindak pencabulan dialami anak gadisnya oleh ...
EKSEKUTIF

Delapan RS Kolaborasi, Surabaya Genjot Wisata Medis

Pemkot Surabaya meluncurkan Medical Tourism di Balai Kota, targetkan pasien nasional hingga mancanegara dengan ...
EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...