Jumat
16 Oktober 2026 | 11 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringatan Hardiknas 2024, Bupati Ony: Tingkatkan Kapasitas dan Kapabilitas Guru Penggerak

IMG-20240502-WA0049_copy_918x524

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2024. Apel peringatan diselenggarakan di Alun-alun Merdeka Ngawi, dan dihadiri insan kependidikan, pada Kamis (2/5/2024).

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono bertindak menjadi inspektur upacara peringatan Hardiknas 2024. Ditemui usai pelaksanaan upacara, Bupati Ony membeberkan mengenai implementasi Merdeka Belajar, di lingkup Kabupaten Ngawi.

Bupati Ony berujar, dalam rangka implementasi kurikulum Merdeka Belajar, terdapat aspek-aspek yang mesti terpenuhi. Diantaranya terkait keberadaan guru penggerak, yang menjadi motor gerakan Merdeka Belajar di lembaga masing-masing.

“Kita harus senantiasa meningkatkan kapasitas dan kapabilitas guru penggerak. Karena Merdeka Belajar dimotori oleh bapak ibu guru penggerak,” kata Bupati Ony kepada pdiperjuangan-jatim.com.

Diklat untuk guru penggerak mulai rutin diikuti para pendidik di Ngawi. Utamanya bagi kepala sekolah. Hingga saat ini, terhitung sudah angkatan ke-9. Dari total angkatan, terdata ada 180-an orang guru yang menyandang titel Guru Penggerak.

Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut berharap, seluruh kepala sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Kabupaten Ngawi lulus diklat Guru Penggerak. Agar pendidikan profil Pancasila, bisa benar-benar berjalan optimal di lembaga yang dipimpin.

“Kalaupun bukan Guru Penggerak, tidak masalah. Yang paling penting, ruh dari Merdeka Belajar bisa dijalankan,” ujar Bupati Ony.

Pemkab Ngawi sendiri telah memiliki kebijakan yang mendukung pelaksanaan Merdeka Belajar. Yaitu, 5 hari masuk sekolah.

Bupati Ony bilang, dengan penerapan model 5 hari masuk sekolah, siswa-siswi dapat dengan baik mengikuti kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler sesuai dengan minat dan bakatnya.

“Harapannya dengan anak-anak belajar, selain meningkatkan minat dan bakat, juga mampu mereduksi terhadap gadget,” ujar Bupati Ony.

Bupati Ony mengatakan, dengan penerapan kurikulum Merdeka Belajar, banyak siswa-siswi di Ngawi yang berhasil mengikuti sejumlah perlombaan. Seperti misal OSSN, Kejurda, Kejurprov, dan lain sebagainya.

“Ini patut kita syukuri. Dan bisa menjadi wadah ekspresi anak-anak kita,” kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, usai upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2024, di alun-alun Merdeka Ngawi. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...
KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...