Senin
27 April 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Bangun Jalan Rusak, Pemkab Nganjuk Lakukan Ini

pdip-jatim-marhaen-soal-jalan-rusak

NGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah mencanangkan tahun 2021 Nganjuk bebas jalan berlubang. Untuk itu, pemerintah kabupten terus melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat, khususnya dengan kementerian terkait pembangunan jalan.

Selama ini, setidaknya ada 42 ruas jalan mengalami kerusakan dan berlubang-lubang. Kondisi ini diperparah adanya proyek pembuatan jalan tol trans Jawa yang juga melewati wilayah Kabupaten Nganjuk.

Oleh karena kondisi ini merugikan masyarakat dan menghambat laju perekonomian, Pemkab Nganjuk tak tinggal diam. Di bawah kepala daerah dari PDI Perjuangan pasangan Novi dan Marhaen, sejak beberapa minggu ini Pemkab Nganjuk melakukan perbaikan jalan.

Sebagian perbaikan jalan sudah rampung, yang di antaranya menggunakan anggaran dari CSR rekanan proyek Tol Trans Jawa. Masyarakat pun telah mulai ikut merasakan dampaknya perbaikan jalan rusak tersebut.

Namun, untuk mewujudkan visi dan misi Nganjuk Nyawiji, Pemkab Ngajuk terus mencari alternatif guna menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang masih belum selesai.

Seperti dilakukan Wabup Marhaen Djumadi, pada Kamis (4/7/2019) yang akan menemui Dirjen Bina Marga atau Direktur Jalan Bebas Hambatan serta Dirjen Pengembangan Jaringan Jalan.

Wabup yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan JawaTimur ini pun menghadap Sekjen Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperjuangkan pembenahan jalan rusak di Kabupaten Nganjuk.

“Mohon doa restunya ya, Semoga pertemuan ini menjadi barokah, dan jalan – jalan di Kabupaten Nganjuk segera mulus,” kata Marhaen kepada reporter Infokom PDIP Jatim wilayah Nganjuk, Jumat.

Pihaknya menyadari, bahwa perbaikan jalan di Nganjuk tidak bisa hanya ditopang dengan APBD Nganjuk saja. Menurutnya, perlu jurus – jurus alternatif agar seluruh jalan rusak di Kabupaten Nganjuk bisa diperbaiki.

“Salahsatu wujud percepatan pembangunan jalan yang rusak, mengunakan DID, Dana Insentif Daerah, yang bernilai Rp 31 miliar, yang saat ini sudah proses lelang,” jelas pria kelahiran Nganjuk ini.

Selain itu, sambung Marhaen, ada dana reward sebesar Rp 20 miliar hasil kompetisi Program dari PUPR. “Penyelesaian 39 titik jalan rusak dampak tol yang sudah dikerjakan 12 ruas. Serta pemanfaatan rest area jalan tol untuk kesejahteraan warga Nganjuk,” pungkasnya. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

MILANGKORI

Puan: Negara Wajib Jamin Anak Aman, Termasuk di Daycare

Ketua DPR RI Puan Maharani tegaskan negara wajib jamin keamanan anak, termasuk di daycare, usai kasus kekerasan di ...
KRONIK

Erma Dukung Perjuangan Asosiasi BPD Tulungagung Terkait Kuota Perempuan dalam Pencalonan

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mendukung perjuangan Asosiasi BPD (Badan ...
RUANG MERAH

Saat Medsos Anak Dibatasi, Orang Tua Diuji

Oleh Priyanto PEMBATASAN penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun resmi diberlakukan sejak 28 Maret ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Pasuruan Tanam Ribuan Bibit Singkong dan Porang di Lereng Gunung Arjuno

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan melaksanakan aksi penanaman ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Bantu Kain Kafan dan Dana Operasional Pemulasaraan Jenazah di Jagalan

Yuzar Rasyid bantu kain kafan dan dana operasional pemulasaraan jenazah di Jagalan Kediri untuk ringankan beban ...
KABAR CABANG

Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, DPC Lamongan Bagikan Berbagai Bibit Tanaman Pekarangan

LAMONGAN – Di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, DPC PDI Perjuangan Kabupaten ...