Jumat
16 Oktober 2026 | 12 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perbaikan Jalan Kalianak, Dewan Desak Pemkot Kontak Pusat

pdip-jatim-agustin-poliana

pdip-jatim-agustin-polianaSURABAYA – Aksi blokade jalan yang dilakukan warga Jalan Kalianak, Senin (22/2/2016), mendapat apresiasi anggota DPRD Surabaya. Dewan mendesak pemerintah segera memperbaiki jalan nasional yang menghubungkan kawasan industri Margomulyo dan Kabupaten Gresik tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Agustin Poliana, mengatakan, aksi blokade di Jalan Kalianak merupakan bentuk kekhawatiran warga. Apalagi, sudah ada korban berjatuhan akibat terperosok lubang di sepanjang jalan.

Di musim hujan, sebut Agustin, genangan air sulit surut, dan menutupi lubang-lubang, sehingga banyak kendaraan terperosok. Kondisi jalan yang buruk itu makin diperparah dengan banyaknya kendaraan besar seperti truk trailer dan tronton yang melintas di jalan Kalianak.

“Warga sangat khawatir akan banyak korban berjatuhan apabila tidak segera dilakukan perbaikan infrastruktur, termasuk jalan yang berlubang. Keberadaan kendaraan kelas berat makin menambah keruwetan,” kata Agustin, kemarin.

Terkait perbaikan jalan beserta infrastrukturnya, anggota Fraksi PDI Perjuangan itu minta Pemkot Surabaya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat. Sebab, jalan Kalianak masuk jalan nasional, di mana pembangunan dan perawatannya menjadi tanggung jawab pusat.

Sementara itu, menyikapi aksi blokade warga Kalianak. Wali Kota Tri Rismaharini berencana mendatangi kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta. Menurut Risma, kepergiannya ke Jakarta atas panggilan Menteri Koordinator (Menko).

“Saya besok ke PU untuk menyampaikan jalan Kalianak selesai menemui Menko,” ungkap Risma kepada wartawan, usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Surabaya, Selasa (23/2/2016).

Menurut Risma, Pemkot Surabaya sendiri sudah sejak lama menaruh perhatian penuh terhadap kondisi kerusakan Jalan Kalianak. Bahkan, sejak 2012, pihaknya telah mengirimkan tiga kali surat kepada kementerian PU terkait jalan nasional ini, agar segera diperbaiki.

“Selain membantu penambalan, kami juga sering berkirim surat ke PU. Juga kami pernah menyiapkan anggaran Rp 10 miliar untuk membantu pelebaran jalan pada tahun 2012 lalu,” jelas Risma.

Alumnus arsitektur ITS Surabaya ini berpendapat, kerusakan Jalan Kalianak sudah tidak bisa lagi dilakukan penambalan, tapi harus dilakukan perbaikan secara besar-besaran. Perbaikan besar yang di maksudkan, adalah dibuatkan konstruksi jalan dengan jalan dicor.

Sebab, terang Risma, dengan pengecoran, maka Jalan Kalianak akan lebih tahan terhadap tekanan yang berat dari truk bertonase besar dan genangan air. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...