Senin
24 Agustus 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perantau Asal Tulungagung Dilarang Pulkam, Kecuali Pemudik Ini

pdip-jatim-ilustrasi-pemudik-260421

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, benar-benar memberi perhatian khusus atas rencana kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di saat ada larangan mudik Lebaran. Terlebih PMI yang bakal pulang ke Tulungagung mencapai tidak kurang dari 1.283 orang.

Saat ini dia sudah mempersiapkan tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung untuk mengantisipasi segala kemungkinan dengan kedatangan para PMI tersebut.

Baca juga: Bupati Maryoto Minta TKI Tulungagung Tidak Mudik Lebaran

“Nanti dilakukan pengamanan pada mereka (PMI) dari satgas dan lainnya,” kata Maryoto usai acara Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Senin (26/4/2021).

Kader PDI Perjuangan ini menyebut setidaknya sebanyak 1.283 PMI asal Kabupaten Tulungagung yang telah habis masa kontraknya bekerja di luar negeri akan pulang kampung (pulkam) ke Kota Marmer.

“Karena kontraknya habis mereka diperbolehkan pulang, jadi pengecualian larangan mudik,” sambung dia.

Selanjutnya, Maryoto menyatakan dengan rencana kedatangan para pahlawan devisa ini pula diselenggarakan rapat antara Forkopimda Kabupaten Tulungagung dan Forkopimcam se-Tulungagung. Rapat berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusmaning Bongso pada Senin (26/4/2021) siang.

Dia menyatakan pengecualian larangan mudik Lebaran juga berlaku bagi para santri. Mereka diperbolehkan mudik setelah pondok pesantrennya menjalani masa libur.

“Untuk santri ini nanti ditata antara pondok pesantren dan petugas yang ditunjuk,” terang Maryoto.

Mantan Wabup Tulungagung ini menegaskan pengecualian larangan mudik bagi santri sudah menjadi kebijakan pemerintah. “Kalau dari (pemerintah) atas boleh di sini (Tulungagung) ya boleh (mudik) juga,” ujarnya.

Sedang untuk larangan mudik bagi seluruh warga, termasuk ASN, menurut dia akan dilakukan sosialisasi pada masyarakat.

“Sosialisasi pertama dilakukan pada keluarga lewat Satgas sampai ke desa-desa. Penegasannya dilakukan saat rapat antara Satgas dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat,” papar dia.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung, AKBP  Handono Subiakto, terkait larangan mudik telah menyiapkan pos-pos sebagai titik penyekatan.

“Ada titik-titik penyekatan. Di antara penyekatan yang berbatasan dengan provinsi lain dan daerah yang sesuai zonasi akan kita lakukan penyekatan, sehingga larangan mudik bisa dilakukan dengan baik,” tandas Handono.

Selain itu, perwira menengah polisi tersebut juga menyatakan akan mendirikan pos pelayanan di samping pos penyekatan. Pos pelayanan ini agar tidak sampai terjadi kemacetan dan antisipasi kerumunan masyarakat. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...