Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Maryoto Minta TKI Tulungagung Tidak Mudik Lebaran

pdip-jatim-maryoto-rat-koperasi

TULUNGAGUNG – Tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran asal Tulungagung kembali diminta untuk tidak mudik atau pulang kampung saat Lebaran tahun ini. 

“Permintaan kami seperti tahun lalu. Mbak Nik atau Pak Man ojo muleh sik (jangan pulang dulu). Lebih baik tidak mudik dulu lagi,” ujarnya usai membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Hidup Pemkab Tulungagung, Selasa (30/3/2021).

Menurut dia, larangan mudik ini berlaku secara nasional. Tidak hanya berlaku bagi TKI/TKW atau pekerja migran saja, tetapi juga bagi seluruh warga Indonesia. 

“Kalau memang di sana (luar negeri) sudah sehat, kemudian yang di sini juga sehat, tapi itu di jalannya yang tidak aman. Makanya jangan mudik dulu,” tutur kader PDI Perjuangan ini.

Maryoto menambahkan, dalam mudik sudah dipastikan akan menimbulkan kerumunan. Padahal kerumunan tersebut sangat berpotensi terjadi penyebaran virus Covid-19.

“Selain karena faktor vaksinasi Covid-19 yang belum tuntas, yang jelas pemerintah melarang mudik karena untuk menghindari faktor kerumunan itu,” tuturnya.

Dia juga menegaskan, akan mengikuti segala kebijakan yang telah dilakukan pemerintah pusat. Termasuk soal larangan mudik.

“Pemerintah tentu berpikir yang terbaik buat rakyatnya. Lebih mementingkan perlindungan dan proteksi serta pelayanan pada warganya,” papar Maryoto.

Pihaknya pun sudah memerintahkan camat se-Tulungagung untuk melakukan sosialisasi terkait kebijakan larangan mudik tersebut. “Saat rapat staf, sudah saya perintahkan pada camat untuk disampaikan (sosialisasi) pada para kepala desa dan warganya,” ucapnya.

Sedang bagi ASN lingkup Pemkab Tulungagung, Bupati Maryoto Birowo, juga mengingatkan bahwa mereka merupakan warga yang ditokohkan. Diharapkan para abdi negara itu dapat menjadi contoh dengan tidak mudik saat Lebaran.

“Mereka (ASN) pun tentu akan berpikir dua kali jika ingin mudik Lebaran,” tandasnya meski tanpa menyebut sanksi. 

Sementara itu, saat membuka acara RAT Koperasi Hidup, Bupati Maryoto Birowo juga sempat memberikan bantuan untuk tempat ibadah dan bantuan pada warga berupa sembako. (atu)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...