Rabu
26 Agustus 2026 | 10 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Refleksi Akhir Tahun 2021, PDI Perjuangan Jember Sampaikan Catatan Kritis dan Kinerja Partai

PDIP-Jatim-PDI-Perjuangan-Jember-31122021

JEMBER – Memasuki hari terakhir tahun 2021, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Jember menggelar konferensi pres untuk memberikan catatan kritis pada Bupati Hendy Siswanto, serta melaporkan kinerja dan kegiatan Partai yang telah dilakukan selama setahun terakhir agar diketahui oleh masyarakat. Agenda konferensi pers tersebut dilaksanakan PDI Perjuangan Jember di kantor Partai, Jalan Selamet Riyadi, Jumat, (31/12/2021).

Wakabid Pemenagan Pemilu PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengatakan, di penghujung tahun 2021, pihaknya ingin menyampaikan dua hal pada masyarakat. Pertama, memberikan cacatan kritis Partainya terhadap kepemimpinan Bupati Hendy, serta melaporkan kinerja Partai di sepanjang tahun 2021.

Widarto mengungkapkan, tentang kepemimpinan Bupati Hendy, setidaknya ada enam poin krusial yang menjadi cacatan kritis Partainya sepanjang tahun 2021. Pertama, Widarto menilai proses perencanaan yang buruk dan konsolidasi birokrasi yang tidak baik, menjadi penghambat penyerapan anggaran secara maksimal. Hal itu, menyebabkan kemungkinan sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) akan menumpuk. Lalu soal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2025 yang tidak disahkan tepat waktu.

“Kami ingin menyoroti kurangnya bupati melakukan konsolidasi yang baik dengan jajaran birokrasi, sehingga berakibat terlambatnya penyerahan rancangan awal RPJMD, dan mengakibatkan terlambatnya pembahasan tahapan RPJMD. Keterlambatan ini mengakibatkan kualitas RPJMD Kabupaten Jember ini patut dipertanyakan. Banyak ketidaksinkronan antara peta permasalahan dan solusi serta program prioritasnya,” kata Widarto.

Lebih lanjut, Widarto juga mengatakan, terdapat sejumlah kebijakan Bupati Hendy yang kurang efisien dan cenderung merugikan kepentingan rakyat, seperti rencana pemindahan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan kantor DPRD Kabupaten Jember, pendirian pabrik pupuk, penetapan jalur satu arah Mangli-Alun-Alun.

“Belum lagi kebijakan bermasalah lainnya seperti honor pemakaman korban Covid-19 yang mencantumkan nama bupati ,” jelasnya.

Seusai Widarto menyampaikan beberapa catatan kritis Partainya pada pemerintahan Bupati Hendy, Wakabid Organisasi PDI Perjuangan Jember, Edi Cahyo Purnomo, melanjutkan konferensi pers dengan membacakan laporan kinerja Partai selama kurun waktu 2021.

“Hari ini, kami menyelenggarakan konferensi pers bersama teman-teman wartawan dengan agenda melaporkan kinerja Partai kami selama setahun. Kegiatan ini adalah upaya kami untuk lebih terbuka dan transparan melaporkan segala bentuk aktivitas dan kegiatan kami kepada masyarakat,” ujar Edi saat membacakan laporan kinerja Partai pada sesi konferensi pers.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember itu mengungkapkan, seluruh aktivitas Partai selama setahun ke belakang, seluruhnya tertuang dalam laporan kinerja tersebut. Kinerja Partai itu meliputi kegiatan di bidang sosial, kesehatan, ketenagakerjaan, keagamaan, pendidikan, kebudayaan, pemerintahan, dan politik.

“Sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada rakyat, laporan ini kami sampaikan secara objektif dan transparan, seperti pada aktivitas di bidang sosial dan kesehatan, di mana selama kurun waktu setahun terakir ini, Partai kami sangat fokus membantu penanganan Covid-19, yang mana kami telah mendirikan posko penanganan Covid dan menyelanggarakan vaksinasi di seluruh kecamatan di Jember,” terangnya.

Lebih lanjut, kader banteng dengan sapaan Ipung ini mengatakan, pada bidang pendidikan, kebudayaan dan ketenagakerjaan, PDI Perjuangan Jember telah mendampingi ribuan anak sekolah untuk mendapatkan KIP, melakukan konsolidasi dengan para budaywan dan seniman serta memfasilitasi pelatihan kerja dan wirausaha.

“Di bidang pendidikan partai kami telah melakukan pendampingan terhadap ribuan anak sekolah di Jember untuk mendapat KIP, dan alhamdulillah itu dapat terealisasi. Sementara di bidang kebudayaan, kami massif melakukan konsolidasi dengan para budayawan dan seniman untuk lebih memajukan budaya yang ada di Jember,” tuturnya

“Lalu pada bidang ketenagakerjaan, kami telah beberapa kali melakukan pelatihan kerja dan wirausaha, dengan harapan kami dapat menyiapkan SDM yang berkualitas untuk siap terjuan di dunia kerja dan wiraswasta,” pungkasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Dorong NU Fokus pada Agenda Keumatan

JAKARTA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak ...
LEGISLATIF

Reses, Donny Bayu Sampaikan Gerakan Ayam Petelur Mandiri Tak Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat

BOJONEGORO – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Donny Bayu Setiawan, S.H., M.AP., menggelar ...
KRONIK

Sonny Minta Data Desil Warga Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso Divalidasi Ulang

BANYUWANGI – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan di Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, meminta ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Anggaran Banner Rp4,46 Miliar

JEMBER – DPRD Jember menyoroti anggaran pencetakan atribut sosialisasi pemerintah. Setelah biaya stiker bantuan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Anggaran Mitigasi Bencana, Dorong Malang Bertransformasi Jadi Kota Tangguh

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang meminta Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi momentum memperkuat ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...