Kamis
15 Oktober 2026 | 9 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengamat: PDIP Partai Paling Siap Hadapi Pemilu 2019

pdip-jatim-himne

JAKARTA – Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta, Ujang Komaruddin mengatakan, partai politik saat ini tengah galau menentukan apakah akan fokus di pemilu legislatif (pileg) atau pemilihan presiden (pilpres). Sebab, bila kalah dalam pertarungan dua ajang tersebut maka parpol akan terkubur akibat ulah mereka sendiri.

“Pemilu serentak telah memecah konsentrasi parpol. Jika sibuk di pilpres, maka pileg akan terbengkalai dan kalah. Jadi pilihan Pileg adalah pilihan rasional dan wajar,” ujar Ujang melalui keterangan tertulis, Selasa (4/12/2018).

Ujang berpendapat, partai yang galau datang dari partai tergabung di oposisi (Prabowo-Sandi) seperti PAN, Demokrat dan PKS. Alasannya, selain logistik yang kurang, juga akses kekuasaan juga hilang.

“Hanya Gerindra yang semangat di pilpres dan oke di pileg. Jika pun di pilpres kalah, Gerindra sudah masuk dan menerobos masuk dua besar teratas calon partai pemenang Pemilu Legislatif 2019,” sebut dia.

Selain partai itu, kata Ujang, PDIP adalah partai yang optimis menatap Pileg dan Pilpres serentak 2019. Keduanya wajib dimenangkan. Kalah di salah satunya merupakan kerugian.

“Jadi harus menang keduanya. Menang di pileg menjadi enak dan menang di pilpres juga menjadi asyik. Kemenangan di pileg dan pilpres harus diperjuangkan dan diusahakan,” tandasnya.

Ujang meminta, PDIP harus belajar dari pileg 2014. Walaupun berhasil menjadikan kadernya Jokowi menjadi Presiden RI ke-7 dan menjadi pemenang Pemilu di 2014, namun partai moncong putih itu tidak mendapatkan kursi Ketua DPR RI.

“Kursi Ketua DPR diambil oleh Partai Golkar yang suaranya berada di bawahnya,” ujarnya.

PDIP, kata dia tentu tidak mau hal tersebut terjadi lagi di Pemilu 2019 nanti. Menang di pileg. Artinya harus menguasai dan menduduki, bahkan harus merebut kursi Ketua DPR RI dan menang di Pilpres artinya akan semakin banyak lagi kader-kadernya yang akan mengisi kabinet Jokowi-Ma’ruf.

“Kemenangan di pileg dan pilpres akan mengokohkan PDIP, sebagai partai yang mendapat amanah dan mandat rakyat Indonesia. Jangan sampai disia-siakan amanah,” pesan dia.

Peduli Wong Cilik

Ujang menuturkan, PDIP merupakan partai yang konsen terhadap nasib wong cilik. Jika di 2019 menang lagi, tentu jangan sampai melupakan wong cilik tersebut. Realisasikan dan implementasikan janji yang sudah dan sedang diberikan. Jaga kepercayaan rakyat, niscaya kemenangan akan datang dan menghampiri.

Jika dilihat dari hasil survei terbaru, kata Ujang PDIP patut berbangga. Namun juga harus tetap rendah hati. Karena partai tersebut diprediksi akan menjadi juara dan selalu teratas dalam hasil survei di beberapa lembaga survei.

“Artinya rakyat masih menginginkan PDIP menang dan berkuasa. Namun jika berkuasa, jangan sampai lupa. Jangan sampai lupa kepada rakyat yang sudah memilihnya,” harap dia. (liputan6)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Gelar GAS NIKAH di Yayasan Taufiqus Sibyan, Hj. Ansari Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan masyarakat agar mencatatkan pernikahan ...
KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...