Rabu
10 Juni 2026 | 10 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pendidikan Kader Perempuan Jilid 2 Dimulai, Daniel Rohi: Cetak Srikandi Banteng yang Mandiri

pdip-jatim-221118-pk-perempuan-21

BATU – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kembali menggelar Pendidikan Kader Perempuan bagi 70 banteng perempuan dari 38 kabupaten/kota se-Provinsi Jatim, di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

Pendidikan Kader Perempuan gelombang 2 ini bakal digelar selama tiga hari, mulai Jumat (18/11/2022). (Baca juga: Matangkan Ideologi, 93 Banteng Perempuan Tiga Hari Digembleng di Wisma Perjuangan)

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Daniel Rohi mengatakan, melalui pandidikan kader setingkat pratama ini, DPD Jatim tidak berhenti mencetak Srikandi banteng yang unggul dan berdaya saing.

“Kita ingin memberikan pemahaman dan kepercayaan kepada kader perempuan agar bisa mandiri, merdeka, dan bebas, saat dipercaya Partai mengemban amanah. Baik di eksekutif, legislatif, ataupun menjadi struktural Partai. Semua kader, termasuk perempuan, memiliki kesempatan sama,” kata Daniel Rohi.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut, menghadirkan perempuan di ruang publik bukanlah suatu hal yang mustahil.

PDI Perjuangan, sebutnya, merupakan partai yang tidak menjadikan perbedaan gender sebagai penghalang dalam berproses.

“Menghadirkan perempuan di dunia perpolitikan, bukanlah suatu angan-angan, tapi realita. Buktinya Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, adalah satu-satunya perempuan yang menjadi ketua partai. Dan Puan Maharani, merupakan Ketua DPR RI perempuan pertama di Indonesia,” bebernya.

Politisi yang kini juga menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim itu menambahkan, realita yang ada menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan merupakan partai politik yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perempuan.

“Hasil survei menunjukkan semakin hari jumlah pemilih perempuan yang memilih PDI Perjuangan semakin tinggi, tapi kita tidak boleh berbesar hati. Kita harus terus meningkatkan jumlah partisipasi kader perempuan,” tutur Daniel.

“Tidak boleh ada diskriminasi antara laki-laki dan perempuan. Kita harus memberi kesempatan bagi yang berjuang untuk kepentingan rakyat,” sambungnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...