Sabtu
18 April 2026 | 1 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pendidikan Kader Perempuan Jilid 2 Dimulai, Daniel Rohi: Cetak Srikandi Banteng yang Mandiri

pdip-jatim-221118-pk-perempuan-21

BATU – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur kembali menggelar Pendidikan Kader Perempuan bagi 70 banteng perempuan dari 38 kabupaten/kota se-Provinsi Jatim, di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

Pendidikan Kader Perempuan gelombang 2 ini bakal digelar selama tiga hari, mulai Jumat (18/11/2022). (Baca juga: Matangkan Ideologi, 93 Banteng Perempuan Tiga Hari Digembleng di Wisma Perjuangan)

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Daniel Rohi mengatakan, melalui pandidikan kader setingkat pratama ini, DPD Jatim tidak berhenti mencetak Srikandi banteng yang unggul dan berdaya saing.

“Kita ingin memberikan pemahaman dan kepercayaan kepada kader perempuan agar bisa mandiri, merdeka, dan bebas, saat dipercaya Partai mengemban amanah. Baik di eksekutif, legislatif, ataupun menjadi struktural Partai. Semua kader, termasuk perempuan, memiliki kesempatan sama,” kata Daniel Rohi.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut, menghadirkan perempuan di ruang publik bukanlah suatu hal yang mustahil.

PDI Perjuangan, sebutnya, merupakan partai yang tidak menjadikan perbedaan gender sebagai penghalang dalam berproses.

“Menghadirkan perempuan di dunia perpolitikan, bukanlah suatu angan-angan, tapi realita. Buktinya Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, adalah satu-satunya perempuan yang menjadi ketua partai. Dan Puan Maharani, merupakan Ketua DPR RI perempuan pertama di Indonesia,” bebernya.

Politisi yang kini juga menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim itu menambahkan, realita yang ada menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan merupakan partai politik yang memiliki kepedulian tinggi terhadap perempuan.

“Hasil survei menunjukkan semakin hari jumlah pemilih perempuan yang memilih PDI Perjuangan semakin tinggi, tapi kita tidak boleh berbesar hati. Kita harus terus meningkatkan jumlah partisipasi kader perempuan,” tutur Daniel.

“Tidak boleh ada diskriminasi antara laki-laki dan perempuan. Kita harus memberi kesempatan bagi yang berjuang untuk kepentingan rakyat,” sambungnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...