Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pendeta GKJW Mojowarno Sambat Renov, SW Nugroho: Saya Koordinasikan dengan BPCB

pdip-jatim-211106-nugroho-mojowarno-1

JOMBANG – “Kami kesulitan ketika mau merenovasi gereja yang kondisinya sudah rusak. Karena gereja ini masuk cagar budaya, untuk renovasinya harus melalui prosedur yang sangat panjang,” keluh Pdt Muryo Djayadi STh, dari Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno.

Keluhan ini dia ungkapkan kepada SW Nugroho, ketika anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut menggelar reses di Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jumat (5/11/2021).

Di acara reses yang juga diikuti elemen masyarakat lainnya itu, Pdt Muryo lantas sekilas membeber kondisi GKJW Mojowarno yang mulai rusak dan rapuh.

Dia menyebut, kondisi itu mengharuskan gereja berarsitekturkan gaya neo-gothic ala Eropa yang berdiri sejak 1879 itu segera direnovasi.

Hanya saja, jelasnya, keinginan renovasi tersebut tidak bisa dilakukan. “Ya karena terkendala telah ditetapkannya GKJW Mojowarno sebagai salah satu cagar budaya oleh pemerintah,” imbuhnya.

Pihaknya khawatir, beberapa bagian bangunan yang kondisinya rapuh itu sewaktu-waktu ambruk. Padahal, gereja tersebut masih digunakan jemaatnya untuk beribadah.

“Kalau tidak direnovasi, bisa membahayakan jemaat saat beribadah. Karena itu, kami sampaikan kepada Pak Nugroho dicarikan solusi, dan syukurlah, Pak Nugroho berkenan membantu,” ucapnya.

Menyikapi aspirasi Pdt Muryo, SW Nugroho secara singkat membabar ikhwal bangunan yang sudah ditetapkan pemerintah sebagai cagar budaya.

Menurut anggota Komisi B DPRD Jatim ini, bangunan peninggalan sejarah yang telah masuk daftar cagar budaya, seperti GKJW Mojowarno, memang perlu ada dana perawatan rutin.

“Kondisi gereja tersebut memang harus segera direvitalisasi, karena GKJW Mojowarno sudah masuk daftar cagar budaya, yang tentu perlu ada dana perawatan bangunan dari pemerintah,” jelas Nugroho.

Dia menambahkan, cagar budaya penting dijaga dan dilestarikan keberadaannya karena merupakan warisan budaya bangsa yang dapat memperkuat kepribadian bangsa.

Karena itu, terang Nugroho, upaya pelestarian cagar budaya membutuhkan keterlibatan banyak pihak. “Dan yang terpenting adalah keterlibatan masyarakat,” tuturnya.

Terkait GKJW Mojowarno, pihaknya segera berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim untuk perawatannya.

“Itu tempat beribadah juga tempat bangunan bersejarah, dan salah satu gereja Jawa tertua di Indonesia. Jangan sampai nantinya, karena tidak dirawat, terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Nugroho.

“Saya akan koordinasikan dengan BPCB Jawa Timur untuk soal perawatan GKJW Mojowarno,” tutup Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini. (arul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...