Kamis
27 Agustus 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemulasaran Jenazah Covid di RS Ngantre Berjam-jam, Ini Gercep Eri Cahyadi

pdip-jatim-eri-pemulasaran-keputih-290621-2

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa saat ini bukan hanya rumah sakit yang penuh, namun pelayanan pemulasaran jenazah juga mengalami hal yang sama.

“Sekarang bukan hanya rumah sakit yang penuh sesak, tapi juga layanan pemulasaran jenazah. Saya turun ke lapangan, ada salah satu rumah sakit yang proses pemulasarannya, jenazah harus menunggu berjam-jam untuk diproses,” tulisnya dalam postingan Instagram resminya di @ericahyadi_ saat melakukan pengecekan di TPU Keputih, (29/6/2021).

Menyikapi hal tersebut, pihaknya melakukan gerak cepat (gercep) dengan menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk meminimalkan penundaan pelayanan pemulasaran pada jenazah Covid-19.

Baca juga: 93 Pegawai Asrama Haji Bantu Tangani Covid-19, Pemkot Surabaya Beri Penghargaan

“Kami langsung lakukan langkah taktis. Kita putuskan, khusus warga Surabaya, pemulasaran jenazahnya bisa dilakukan di TPU Keputih. Pemkot Surabaya sudah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk pemulasaran jenazah itu, mulai dari modin dan pemandian beserta kebutuhan lainnya,” bebernya.

Jika jenazah merupakan non muslim, akan disiapkan petugas khusus serta peti untuk merawat jenazah. Sedangkan jika jenazah adalah umat Islam, maka pengurusannya akan dilakukan oleh para relawan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, untuk umat Islam, teman-teman NU dan Muhammadiyah sudah menyiapkan relawan yang mempunyai kemampuan merawat jenazah,” ucap kader Banteng ini.

“Sedangkan bagi yang non-muslim, sudah kami siapkan peti dan petugas khusus untuk merawat jenazah, dan yang terpenting, tidak harus menunggu berjam-jam proses pemulasaran di rumah sakit,” imbuhnya.

Sebagai langkah antisipasi, Eri juga memutuskan untuk menambah lahan pemakaman khusus Covid-19, dan membuka pelayanan pemulasaran selama 24 jam.

“Layanan pemulasaran di TPU Keputih ini nanti melayani 24 jam. Tadi, saya juga putuskan untuk menambah lahan pemakaman khusus Covid-19, meskipun kita sangat-sangat berharap agar tambahan lahan ini tak akan dipakai,” harap Eri.

Tak lupa, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) ini berpesan agar masyarakat selalu taat menjaga protokol kesehatan.

“Tadi saya dapat titipan pesan dari para petugas pemakaman di TPU Keputih untuk teman-teman semuanya. Pak Eri, tolong sampaikan ke semuanya, ke warga, taati protokol kesehatan. Kami setiap hari memakamkan jenazah pasien yang terus berdatangan. Kami setiap hari menyaksikan keluarganya menyesal, menangis sesenggukan,” ungkapnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Dorong Pacitan Naik Kelas Jadi Destinasi Incentive Trip Berkelas Nasional

PACITAN – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong Kabupaten Pacitan mengoptimalkan kekayaan wisata alam ...
EKSEKUTIF

Kekeringan Mengancam, Bupati Yani Gerak Cepat Kirim 20 Ribu Liter Air Bersih ke Tenggor

GRESIK – Ancaman kekurangan air bersih mulai menghantui sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik bergerak ...
LEGISLATIF

Peternak Ayam Petelur Magetan Bakal ke Jakarta Sampaikan Aspirasi, DPRD Siap Mendampingi

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan bakal mengawal langsung persoalan perunggasan dan anjloknya harga telur ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan Pengeboran Sumur Air Bersih di Madura

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, bantuan pengeboran sumur air bersih di Dusun Tlandung ...
HEADLINE

Sambut Muktamar ke-35 NU, PDIP Jatim Buka Posko Gratis untuk Layani Muktamirin

“Monggo mampir. Kalau lelah, bisa beristirahat sebentar. Kalau ingin memeriksa kondisi kesehatan, teman-teman ...
KRONIK

Diana Sasa Berharap Muktamar ke-35 NU Lahirkan Kepemimpinan yang Dekat dengan Persoalan Umat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih (Diana Sasa) berharap ...