oleh

Pemuda Surabaya: Golput Gak Kekinian

pdip-jatim-risma-whisnu-taman-prestasiSURABAYA – Anak-anak muda Kota Pahlawan ternyata masih punya kepedulian besar terhadap pelaksanaan Pilkada Surabaya. Mereka bahkan ikut aktif mengajak masyarakat untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) Pilwali Surabaya, 9 Desember depan.

Seperti yang dilakukan Komunitas Iki Suroboyo di Taman Prestasi, Jumat (4/12/2015) siang, kelompok beranggotakan elemen pemuda Surabaya ini mengajak masyarakat, khususnya lapisan warga muda untuk berperan aktif dalam Pilwali Surabaya.

Sejak pukul 14.00 WIB sekitar 250 anak muda memulai aktivitasnya dengan menggelar pertunjukan musik akustik, dan berbagai hiburan atraktif. Anak-anak muda yang mengenakan kaos “Iki Suroboyo” ini dari kelompok Draconian, Komunitas Nasi Bungkus Surabaya, Manchester Fans Club Surabaya, Komunitas Animasi, dan sebagainya.

Kegiatan yang dikemas secara kekinian itu pun mendapat perhatian Cawali-cawawali Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana. Mereka mengapresiasi aktivitas anak-anak muda yang memanfaatkan taman-taman kota dengan kegiatan positif.

Kehadiran pasangan calon petahana ini pun tak disia-siakan anak-anak muda. Mereka bergantian untuk berfoto selfie bersama Risma-Whisnu.

Foto ini bahkan di- ‘tag’ di akun sosial media masing-masing, sebagai bentuk peran serta untuk komunitas gabungan Iki Suroboyo. Termasuk beramai-ramai unjuk aksi ‘FlashMob’ dari Jingle Iki Suroboyo.

Menurut ketua pelaksana, Rachmayanti, target kegiatan mereka adalah meningkatkan peran serta pemilih pemula di Pilwali Surabaya 2015. “Kami ingin menunjukkan, bahwa anak-anak muda Surabaya juga punya peran dalam menentukan siapa pemimpin mereka,” terangnya.

Perempuan berjilbab ini menuturkan, anak muda saat ini merasa memiliki Kota Surabaya. “Tentunya kepedulian terhadap pemilihan pemimpin pun harus dimiliki, dan itu dimulai dari kepedulian terhadap Pilkada 2015,” ujarnya.

Kegiatan anak-anak muda ini membuat pasangan Risma-Whisnu cukup terkejut. Keduanya tak menyangka anak-anak muda masih punya kepedulian dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Terus terang, saya dan Mas Whisnu terkejut. Banyak sekali yang datang,” katanya, sambil tersenyum.

Menurut Risma, saat menjabat wali kota periode lalu bersama Whisnu, pemkot sudah menyiapkan berbagai program untuk anak-anak muda Surabaya. Ke depan, paslon yang diusung PDI Perjuangan di Pilwali Surabaya ini akan mengajak elemen pemuda dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Anak muda mau usul apa, agar mereka bisa berkreasi dan berprestasi ke depan,” imbuh alumnus ITS Surabaya ini.

Sementara, Whisnu mengatakan, perhatian bagi anak-anak muda itu akan dikonkretkan di berbagai bidang. Di antaranya menyediakan taman-taman kota yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif.

“Kedepan, kita akan meminta aspirasi anak-anak ini. Khususnya soal taman tematik. Agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif,” kata pria yang akrab disapa Mas WS ini. (goek)

rekening gotong royong