Sabtu
02 Mei 2026 | 2 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Selesaikan Proyek Pembangunan dengan Dana Utang, Ketua DPRD: Untuk Percepatan Pembangunan

pdip-jatim-250304-sutarwi

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyoroti langkah pemerintah kota (Pemkot) setempat yang berkomitmen menyelesaikan proyek pembangunan dengan menggunakan dana utang atau pembiayaan alternatif.

“Menurut saya itu adalah upaya Pemkot Surabaya untuk percepatan pembangunan, karena tentunya apabila menggunakan anggaran yang ada tidak akan bisa,” kata Adi Sutarwijono, Rabu (13/8/2025).

Langkah Pemkot Surabaya melakukan pinjaman dana guna mempercepat proses pembangunan, ujarnya, merupakan wujud komitmen pemerintah dalam pembangunan Kota Pahlawan yang hasilnya dapat dirasakan masyarakat.

“Sehingga masyarakat tidak menunggu lama proyek tersebut selesai, maka dipercepat dengan melakukan pinjaman tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah memastikan anggaran yang dipinjam akan dilunasi di periode masa jabatannya.

“Wali Kota Surabaya juga sudah memastikan anggaran yang dipinjam akan dilunasi di masa jabatan periode saat ini, sehingga tidak membebani pemerintahan periode selanjutnya,” ungkap Awi, sapaan akrabnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menerangkan bahwa pinjaman tersebut akan dibahas dalam pembahasan perubahan APBD.

Diketahui, infrastruktur menjadi prioritas penting dalam alokasi anggaran Kota Surabaya sampai akhir tahun ini.

Tercatat kemampuan belanja Kota Surabaya diproyeksikan Rp 12,3 triliun hingga APBD Perubahan nanti. Termasuk melalui pembiayaan alternatif alias pinjaman dari Bank Jatim sebesar Rp 450,2 miliar.

Pinjaman ini, sepenuhnya untuk penguatan infrastruktur yang diperlukan oleh masyarakat. Pertama, untuk pengerjaan JLLB (Jalan Lingkar Luar Barat) Rp 42,1 miliar.

Kedua, pelebaran jalan Wiyung-Lakarsantri Rp 130,2 miliar. Ketiga, penanganan banjir Rp 179,3 miliar.

Keempat, pengerjaan drainase diversi Gunungsari Rp 50,1 miliar. Dan Kelima, penerangan jalan umum (PJU) Rp 50,3 miliar.

Pembiayaan alternatif diambil, karena alokasi APBD setelah dikurangi belanja wajib hanya tersisa Rp 1,7 triliun untuk pembangunan. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Konsolidasi bersama PAC untuk Perkuat Basis

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pimpinan Anak Cabang ...
KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...