Sabtu
13 Juni 2026 | 1 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Harus Perhatikan Pensiunan Honorer Daerah

pdip-jatim-adi-sutarwijono-bimtek

pdip-jatim-adi-sutarwijono-bimtekSURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono minta pemerintah kota setempat memperhatikan pensiunan pegawai honorer daerah (honda).

Sebab, sejak purnatugas sekitar lima tahun lalu, sampai sekarang mereka belum mendapatkan pesangon. Padahal, ungkap Adi Sutarwijono, klausul pesangon itu tertera di SK pengangkatan mereka sebagai pegawai honda.

“Komisi A DPRD Surabaya segera memanggil Asisten I Sekkota, Badan Kepegawaian Daerah, serta Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan. Kami minta mereka memberi solusi soal pensiunan pegawai honda yang menuntut pesangon,” kata Adi Sutarwijono, Sabtu.

Wakil Ketua Komisi A ini mengungkapkan, pemanggilan itu akan dilakukan pekan depan.  “Harapan kami, setidaknya ada dukungan dari pemkot bagi bekas pegawainya yang sudah mengabdi puluhan tahun ini. Entah memang memungkinkan pembayaran pesangon, atau diikutkan program sosial tertentu,” terangnya.

Persoalan ini diketahui anggota Komisi A ketika pensiunan honda ini mengadukan nasibnya ke dewan. Perwakilan honda dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tersebut diterima legislator Komisi A pada Selasa (30/8/2016).

Pegawai honda yang sudah mengakhiri pengabdiannya lima tahun lalu itu berharap wakil rakyat bisa memperjuangkan nasib mereka mendapatkan haknya.

Adi Sutarwijono mengaku prihatin atas nasib para pensiunan honda tersebut. Pasalnya, sebagian besar mereka adalah warga kurang mampu yang rata-rata tidak memiliki rumah dan hidup di rumah kos atau kontrakan.

Pemkot Surabaya, tambah Awi, sapaan akrabnya, harus mau mendengar keluh kesah mereka. Sebab, ujarnya, bagaimana pun pensiunan honda itu pernah ikut berjasa bagi pembangunan kota.

Saat masih aktif sebagai pegawai honda, ujar Awi, mereka memang tidak berada di posisi strategis. Sebab, mereka hanyalah tukang bersih-bersih, anggota Satpol PP, dan juru parkir.

Meski begitu, pria yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini memandang peran mereka tetap vital bagi kemajuan Kota Pahlawan. Hal inilah yang menurut dia, harus diapresiasi pemkot.

“Setidaknya ada upaya untuk mengajak mereka berdialog. Kalaupun pesangon tidak bisa, mungkin ada solusi lain. Misalnya apakah ada program pengaman sosial yang memungkinkan untuk mereka, sehingga di sisa hidup ini mereka tidak telantar,” tuturnya.

Mantan wartawan ini menyebut, sedikitnya ada 59 pensiunan honda yang kini menunggu kepastian pesangon. Mereka rata-rata sudah mengabdi kepada pemerintah kota antara 20 tahun sampai 30 tahun di berbagai bidang, mulai honorer kelurahan sampai petugas kebersihan terminal. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ketika Bung Karno ‘Menyapa’ Gen Z Jember

Kantor DPC PDI Perjuangan Jember berubah wajah selama Bulan Bung Karno 2026. Ribuan anak muda memadati markas ...
UMKM

Festival Bambu Magetan, Geliatkan Ekonomi UMKM dan Edukasi Kelestarian Lingkungan

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suyatno, menghadiri pembukaan Festival Bambu dalam ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...