Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Madiun Resmi Fungsikan Asrama Haji dan Rusunawa II sebagai RS Lapangan

pdip-jatim-maidi-inda-rs-lapangan-250721

KOTA MADIUN – Rumah Sakit Lapangan (RSL) di Asrama Haji dan Rusunawa II mulai dapat dimanfaatkan. Wali Kota Madiun Maidi didampingi Wakil Wali Kota Inda Raya, Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya, dan jajaran Forkopimda meresmikan keduanya, Sabtu (24/7/2021).

Meski sudah difungsikan, Maidi berharap keberadaan RSL tidak sampai berpenghuni. Artinya, tidak ada lagi warga Kota Madiun yang terpapar Covid-19.

“Rumah Sakit Lapangan ini nantinya untuk saat isoman di rumah jika membutuhkan perawatan lebih lanjut. Tetapi harapannya, tidak sampai terisi. Artinya, yang isoman itu segera sembuh dan tidak ada lagi yang sakit lagi,” kata Maidi.

RSL Asrama Haji berkapasitas 182 tempat tidur. Sedangkan, Rusunawa II memiliki 44 hunian dengan masing-masing hunian terdapat dua tempat tidur.

Keberadaan RSL diharapkan bisa semakin meningkatkan pelayanan penanganan Covid-19. Penambahan ruang perawatan penting dan perlu mengingat kapasitas rumah sakit sudah cukup penuh saat ini.

Sedang mereka yang bergejala tetapi melaksanakan isoman juga rawan jika sewaktu-waktu kondisi memburuk. Karenanya, Pemkot Madiun membuka RSL untuk yang sedang isolasi dengan gejala ringan dan agak berat.

“Artinya, penanganan Covid-19 di Kota Madiun tidak terlambat. Dengan penanganan cepat ini harapannya, yang sakit segera pulih dan angka kematian bisa semakin ditekan,“ ungkapnya.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini tak menampik masih terdapat sejumlah kekurangan. Mulai oksigen, nakes, hingga ambulans.

Namun, oksigen bisa segera terpenuhi. Begitu juga dengan ambulans.

Sedang, untuk tenaga kesehatan, dia menyebut sudah menambah 20 petugas. Namun, masih kurang dua tenaga dokter.

Jumlah nakes, lanjutnya, akan disesuaikan jumlah pasien yang dirawat.

“Kemarin kita sudah tambah 20 tenaga kesehatan. Masih kurang dua dokter. Tenaga medis dan kesehatan ini benar-benar kita eman jangan sampai terforsir karena kita tidak tahu Covid-19 sampai kapan,“ pungkasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...