NGAWI – Kabupaten Ngawi dibawah kepemimpinan Ony Anwar Harsono – Dwi Rianto Jatmiko mengusung visi misi Semesta Berencana. Salah satu fokus visi misi tersebut pada bidang pendidikan.
Bupati Ony Anwar Harsono menjelaskan, salah satu realisasi visi misi tersebut yakni berupa bantuan biaya kuliah anak-anak warga masyarakat Kabupaten Ngawi yang terdaftar pada Program Keluarga Harapan (PKH).
Anak-anak penerima PKH yang melanjutkan pendidikan di jenjang perkuliahan bisa mendapatkan bantuan biaya sebesar Rp 10 juta setiap tahun. Sasaran penerima bantuan ini, setiap tahunnya sebanyak 100 orang anak.
“Komitmen pada visi misi Semesta Berencana di bidang pendidikan, kita ingin yang dulunya anggaran rata-rata Rp 350 juta per tahun. Sekarang ini nanti, sudah pertahun Rp 2 miliar,” kata Bupati Ony kepada pdiperjuangan-jatim.com, pada Jumat (19/8/2022).
Bantuan biaya kuliah Semesta Berencana Pendidikan itu sudah berjalan di tahun kedua. Bantuan tersebut akan diberikan selama penerima menempuh perkuliahan 4 tahun.
Bupati Ony mengatakan, untuk mendapatkan bantuan biaya kuliah Semesta Berencana tersebut, selain menjadi penerima PKH, juga harus berprestasi. Dengan pola perangkingan nilai rapor waktu SMA, nilai kelulusan, dan perguruan tinggi yang dituju.
“Program tersebut bisa diakses di Dinas Sosial Kabupaten Ngawi,” ujar Bupati Ony.
Bantuan biaya kuliah tersebut disalurkan secara konsisten kepada 100 anak setiap tahun. Asumsi Bupati Ony, pada tahun ke-4, program tersebut nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh 400 anak.
“Tahun kelima, sasarannya tetap 400 anak, karena yang gelombang pertama sudah lulus kuliah. Dan seterusnya bantuan diberikan kepada 400 orang penerima,” jelas Bupati Kader PDI Perjuangan tersebut.
Program Satu Keluarga Satu Sarjana
Selain program Semseta Berencana di bidang pendidikan, bantuan biaya kuliah juga diberikan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana Baznas.
Bupati Ony menjelaskan, program tersebut berlaku khusus untuk anak-anak yang melanjutkan kuliah di Kabupaten Ngawi.
“Kita memang mendorong partisipasi dari sekolah tinggi yang ada di Ngawi,” ujar Bupati Ony.
Bantuan biaya kuliah yang akan diterima dari program Baznas tersebut lebih rendah. Dengan pertimbangan biaya kuliah dan biaya hidup yang lebih terjangkau jika di Kabupaten Ngawi.
“Penerima mendapatkan bantuan biaya kuliah pertahun antara Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










