Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pembicara Simposium Kebangsaan, Darul Tegaskan Peran Penting Pancasila di Tengah Pandemi

PDIP-Jatim-Darul-HF-03102021

SUMENEP – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi PDI Perjuangan Sumenep, Darul Hasyim Fath, menegaskan pentingnya berpegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam semangat gotong royong dalam mencegah pandemi Covid-19.

Hal itu dia sampaikan ketika menjadi pembicara dalam Simposium Kebangsaan “Eksistensi Pancasila & Konstitusi dalam Fenomena Pandemi” di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Minggu (3/10/2021). Simposium yang diselenggarakan oleh DPM Uniba ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Madura.

“Pandemi tidak hanya menguji rajutan kebersamaan kita. Pandemi ini juga memastikan, sejauh mana kita menerima dan mengamalkan Pancasila yang digali dari nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia,” ujar Darul.

Ketua Komisi I DPRD Sumenep juga mengingatkan, dengan Pancasila sebagai dasar negara, hendaknya menjadi panduan kita dalam berbangsa dan bernegara. Karena itu, jelasnya, dalam menghadapi pandemi, Pancasila akan memandu kita untuk selalu bergotong royong dan peduli pada sesama.

“Dengan begitu, maka kita akan senantiasa untuk berbagi dengan saudara kita yang terdampak secara ekonomi karena pandemi. Kita akan senantiasa mengulurkan tangan untuk saudara-saudara kita yang lagi kesusahan di tengah pandemi,” terangnya.

Ketika ditanya tentang peranan Pancasila dalam menanggulangi berita hoaks tentang vaksin, Darul menjelaskan, sudah menjadi tugas kita semua, terutama mahasiswa sebagai kelas menengah, untuk senantiasa bermusyawarah dengan masyarakat.

“Tak ada cara yang paling ampuh yang disarankan Pancasila dalam menghadapi berita hoaks tentang vaksin, kecuali mengajak masyarakat bermusyawarah. Mengajak masyarakat untuk senantiasa mengonsumsi berita-berita dari sumber yang kredibel. Mengedukasi masyarakat dengan narasi yang benar tentang vaksin ini,” tandasnya.

Lebih jauh, Darul juga mengingatkan tugas sosial mahasiswa dalam mengawal Pancasila sebagai tali pengikat kebangsaan dari berbagai suku bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote.

“Mahasiwa punya tanggung jawab moral sekaligus sosial untuk menjaga Pancasila. Dengan Pancasila, mahasiswa harus bisa memastikan bahwa negara ini, bangsa ini tetap dalam rajutan kebangsaan, dalam satu gerak kebatinan yang sama menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya. (set)    

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...