Sabtu
05 September 2026 | 8 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pedagang PBN Keluhkan Atap Bocor, Begini Respon Komisi 3 DPRD Ngawi

IMG-20240117-WA0031_copy_794x472

NGAWI – Komisi 3 DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi di Pasar Besar Ngawi (PBN). Saat melaksanakan sidak, anggota dewan mendapat sejumlah keluh kesah dari para pedagang pasar besar.

Sejumlah pedagang Pasar Besar Ngawi mengeluhkan kondisi pasar yang belum lama direnovasi itu. Para pedagang mengeluh adanya atap yang bocor dan menyebabkan tempias saat hujan, hingga kotoran burung di kios pedagang.

Kondisi itu menyebabkan proses transaksi jual beli di Pasar Besar Ngawi menjadi kurang nyaman. Baik bagi pedagang maupun untuk pembeli.

“Kalau hujan lebat, air masuk sampai ke kios-kios. Kotoran burung juga banyak. Pemilik kios berinisiatif memasang atap tambahan, agar terhindar dari kotoran burung,” kata Ana Tunia, salah satu pedagang di PBN, Rabu (17/1/2024).

Wakil ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko (King) menyatakan, saat melaksanakan sidak pihaknya menemukan sejumlah fakta pada bangunan PBN. Pengerjaan perbaikan PBN juga tidak mengatasi masalah yang dialami pedagang PBN.

“Walaupun sudah diperbaiki, tetapi pedagang masih mengeluhkan atap pasar yang bocor,” kata Pak King, sapaanya.

Menurut Pak King, pedagang PBN sudah lama mengeluhkan kondisi PBN. Atap bocor hingga menyebabkan tempias hujan, yang kerap dikeluhkan pedagang pasar semi modern di Ngawi itu.

Sebagaimana diketahui, status PBN masih dibawah pemerintah pusat. Hingga saat ini, asset PBN belum diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Ngawi.

Saat melaksanakan sidak, legislator Banteng itu menemukan pekerjaan perbaikan yang tidak efektif. Seperti misalnya, pemasangan kerpus yang tidak menempel antar genteng. Di lain sisi, perbaikan PBN juga tidak melibatkan pedagang sebagai pelaku pasar.

“Pedagang PBN tidak diberi kesempatan berpartisipasi. Akhirnya pembangunan ini tidak memenuhi kebutuhan para pelaku pasar,” kata Pak King.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi itu menilai, solusi permasalahan PBN dengan segera serah terima aset ke Pemkab Ngawi. Sehingga pemerintah daerah dapat segera melaksanakan perbaikan secara komperhensif.

“Saya berharap aset PBN segera diserahkan ke Pemkab Ngawi apapun kondisinya. Agar kemudian bisa diintervensi dari sisi kebijakan maupun anggaran,” papar Yuwono Kartiko (King). (Amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...