Selasa
09 Juni 2026 | 10 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Ragu Pemkab Gresik Bisa Penuhi Target PAD

pdip-jatim-siti-muafiyah-dpc-gresik

GRESIK – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, Ir Hj Siti Muafiyah ragu jika Pemkab Gresik bisa memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) yang dicanangkan 2017 ini, yakni sebesar Rp 944 miliar.

Kalau merujuk tahun 2016 dengan kondisi perekonomian yang masih stabil, sebut Muafiyah, banyak sektor PAD yang tidak bisa terpenuhi. Padahal, targetnya waktu itu lebih rendah dari tahun 2017.

Apalagi melihat kondisi ekonomi di Gresik saat ini. “Saya kira berat sekali bisa mendapatkan PAD sebesar Rp 944 miliar,” kata Muafiyah kepada wartawan, kemarin.

Dia menyebutkan, saat ini banyak sektor PAD yang potensinya terus berkurang, seperti sektor tambang galian C dan sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Di sektor BPHTB, jelasnya, saat ini perekonomian nasional mengalami perlambatan di mana transaksi penjualan rumah terus menurun.

Belum lagi dalam waktu dekat masyarakat dihadapkan dengan bulan Ramadan dan Hari Raya. Menurutnya, masyarakat lebih mementingkan keuangan mereka untuk kebutuhan puasa dan Lebaran ketimbang membeli properti dan lainnya yang membutuhkan biaya besar.

“Juga masih ada sejumlah sektor PAD lain yang tidak akan bisa digali maksimal seperti parkir dan lainnya karena kondisi yang mempengaruhi,” ujar politisi senior asal Kecamatan Kebomas ini.

Untuk itu, Muafiyah menyarankan agar Pemkab Gresik melakukan antisipasi terhadap kondisi tersebut apabila tidak ingin jebloknya APBD di tahun 2016 kembali terulang.

Sebab, tekornya APBD 2016 sangat dirasakan semua pihak, terutama OPD. Banyak program yang terpaksa dikepras akibat jebloknya APBD.

“Saya dengar hingga saat ini utang pemerintah kepada para rekanan masih besar yang belum terbayar setelah mereka merampungkan pekerjaan proyek di tahun 2016,” ungkap dia.

Meski begitu, Muafiyah berharap agar Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Sambari mampu mewujudkan target PAD sehingga bisa mewujudkan janji-janji saat kampanye lalu.

“Kalau APBDnya tidak kuat, masak bisa pemerintah mewujudkan program yang dijanjikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Beramai-ramai Sidak Tambang Sayutan, Pemprov Jatim Janji Penghentian Sementara

MAGETAN – Komisi D DPRD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan Pemerintah Kabupaten Magetan dan Dinas Energi dan ...
LEGISLATIF

SPMB, DPRD Ngawi Pantau Ketat dan Buka Layanan Pengaduan

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru ...
KRONIK

Bupati Lukman Evaluasi Menyeluruh Kondisi Pasar Tradisional, Hadirkan Pelayanan Baik untuk Masyarakat

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus berupaya meningkatkan kualitas pasar tradisional sebagai ...
KABAR CABANG

Liga Kampung Bung Karno Jadi Cikal Bakal Pencarian Bibit Unggul Sepak Bola Bondowoso

Liga Kampung Bung Karno resmi bergulir di Bondowoso sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul sepak bola ...
KABAR CABANG

Selendang Semanggi Resmi Hadir di Tunjungan, Ikon Kuliner Surabaya Kian Mendunia

Kuliner khas Surabaya, semanggi, kini memiliki pusat kuliner permanen di Jalan Tunjungan. Kehadiran Selendang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader PDIP Kota Madiun Nyekar Makam Pahlawan 

MADIUN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar ziarah dan tabur bunga ...