Jumat
28 Agustus 2026 | 7 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Jatim Ajak Caleg Kumpulkan Spanduk dan Baliho untuk UKM

pdip-jatim-kusnadi-kumendung1

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menginstruksikan seluruh calon legislatifnya untuk membersihkan dan mengumpulkan berbagai alat peraga kampanye (APK), seperti spanduk dan baliho berbagai ukuran, menjelang memasuki masa tenang yang bakal dimulai Minggu (14/4/2019).

Bekas APK spanduk maupun baliho itu akan diberikan ke berbagai komunitas pengolah limbah hingga usaha kecil dan menengah (UKM) yang memproduksi berbagai barang hasil daur ulang.

“Gerakan ini adalah kesadaran partai yang selalu dituntun oleh tradisi berpolitik santun dan memberi manfaat kepada masyarakat,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (13/4/2019).

Selain mengurangi limbah dan membersihkan kembali berbagai sudut kota yang sebelumnya sesak dengan APK berbagai parpol, imbuh Kusnadi, gerakan ini juga untuk membantu menggerakkan ekonomi para pegiat UKM produk-produk berbahan daur ulang.

“Di kampung-kampung di beberapa daerah itu ada kelompok perempuan dan anak-anak muda yang mengolah limbah spanduk dan baliho untuk disulap menjadi tas jinjing wanita, kantong laundry, tas laptop, bahkan hingga sarung smartphone,” ujar pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim.

Dia mengatakan, para pegiat UKM tersebut telah ikut menggerakkan ekonomi lokal. Gerakan memberikan limbah spanduk dan baliho untuk bahan baku produk daur ulang adalah dukungan untuk para UKM tersebut.

“Kami harapkan ini menjadi tradisi baru bahwa politik harus didesain sebagai gerakan inspiratif. Di PDI Perjuangan, sejak kampanye hingga perumusan kebijakan publik, kami selalu ingin menebarkan nilai-nilai inspiratif seperti itu,” papar politisi asal Sidoarjo tersebut.

Sedang Sekretaris PDIP Jatim Sri Untari menambahkan, proses pengumpulan bekas APK itu dilakukan oleh tim caleg dan dibantu oleh elemen lainnya. Masyarakat juga bisa membantu.

Dia mengatakan, gerakan mengumpulkan dan mengirimkan bekas APK ini juga bagian untuk menyebarkan gaya hidup minim limbah.

“Saat ini limbah masih menjadi problem kita. Bayangkan, itu berapa ribu ton bekas spanduk dan baliho. Jangan sampai jadi sampah. Kan bisa didaur ulang. Kita ingin kesadaran minim limbah ini menjadi lifestyle di seluruh masyarakat,” ujar legislator DPRD Jatim asal Kota Malang tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...
KRONIK

Bebas Asap Rokok, Dua Tempat di Banyuwangi Ini Raih Penghargaan Tertinggi di Jawa Timur

BANYUWANGI – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam menciptakan lingkungan yang sehat mendapat apresiasi di tingkat ...
KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...