Minggu
18 Oktober 2026 | 8 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Jatim Ajak Caleg Kumpulkan Spanduk dan Baliho untuk UKM

pdip-jatim-kusnadi-kumendung1

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menginstruksikan seluruh calon legislatifnya untuk membersihkan dan mengumpulkan berbagai alat peraga kampanye (APK), seperti spanduk dan baliho berbagai ukuran, menjelang memasuki masa tenang yang bakal dimulai Minggu (14/4/2019).

Bekas APK spanduk maupun baliho itu akan diberikan ke berbagai komunitas pengolah limbah hingga usaha kecil dan menengah (UKM) yang memproduksi berbagai barang hasil daur ulang.

“Gerakan ini adalah kesadaran partai yang selalu dituntun oleh tradisi berpolitik santun dan memberi manfaat kepada masyarakat,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (13/4/2019).

Selain mengurangi limbah dan membersihkan kembali berbagai sudut kota yang sebelumnya sesak dengan APK berbagai parpol, imbuh Kusnadi, gerakan ini juga untuk membantu menggerakkan ekonomi para pegiat UKM produk-produk berbahan daur ulang.

“Di kampung-kampung di beberapa daerah itu ada kelompok perempuan dan anak-anak muda yang mengolah limbah spanduk dan baliho untuk disulap menjadi tas jinjing wanita, kantong laundry, tas laptop, bahkan hingga sarung smartphone,” ujar pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim.

Dia mengatakan, para pegiat UKM tersebut telah ikut menggerakkan ekonomi lokal. Gerakan memberikan limbah spanduk dan baliho untuk bahan baku produk daur ulang adalah dukungan untuk para UKM tersebut.

“Kami harapkan ini menjadi tradisi baru bahwa politik harus didesain sebagai gerakan inspiratif. Di PDI Perjuangan, sejak kampanye hingga perumusan kebijakan publik, kami selalu ingin menebarkan nilai-nilai inspiratif seperti itu,” papar politisi asal Sidoarjo tersebut.

Sedang Sekretaris PDIP Jatim Sri Untari menambahkan, proses pengumpulan bekas APK itu dilakukan oleh tim caleg dan dibantu oleh elemen lainnya. Masyarakat juga bisa membantu.

Dia mengatakan, gerakan mengumpulkan dan mengirimkan bekas APK ini juga bagian untuk menyebarkan gaya hidup minim limbah.

“Saat ini limbah masih menjadi problem kita. Bayangkan, itu berapa ribu ton bekas spanduk dan baliho. Jangan sampai jadi sampah. Kan bisa didaur ulang. Kita ingin kesadaran minim limbah ini menjadi lifestyle di seluruh masyarakat,” ujar legislator DPRD Jatim asal Kota Malang tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...