Jumat
18 September 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tenggilis Dampingi Warga Mengikuti Sosialisasi Beasiswa PIP

PDIP-Jatim-Anas-Karno-19122022

SURABAYA – Komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat melalui kerja kerakyatan terus digalakkan kader PDI Perjuangan Kota Surabaya. Seperti yang dilakukan kader PDI Perjuangan Kecamatan Tenggilis yang memberikan pendampingan warga di bidang pendidikan.

Sebanyak 80 warga Kelurahan Tenggilis Mejoyo berkumpul di Balai RW 06 untuk mengikuti sosialisasi sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) atas usulan kader PDI Perjuangan, Jumat (16/12/2022).

“Ini merupakan wujud kerja kerakyatan kader PDI Perjuangan di bidang pendidikan kepada siswa tidak mampu, supaya mereka tak putus sekolah. PIP tersebut merupakan bagian dari kuota Mbak Puti Guntur Sukarno, anggota Komisi 10 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,” ujar Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Anas Karno.

Lebih lanjut, Anas mengatakan, PIP ini bisa menjadi pelengkap dari berbagai bantuan pendidikan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Legislator yang menjabat Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya tersebut menambahkan, PDI Perjuangan Surabaya sudah berkomitmen membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

“Kader-kader PDI Perjuangan terus bergerak di tengah masyarakat. Menengok tetangga kiri dan kanan, untuk mengetahui kondisi warga. Mereka wajib membantu, kalau menemukan keluarga tidak mampu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Devi Sekretaris, yang turut hadir di acara sosialisasi menambahkan, para penerima PIP sudah melalui prosedur. Di antaranya proses verifikasi kelayakan dari Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan.

“Mereka ini merupakan keluarga tidak mampu yang diusulkan data Dapodiknya oleh kader PDI Perjuangan saat turun ke masyarakat. Kemudian menjadi bagian dari kuota Dapilnya Mbak Puti, untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo, setelah diverifikasi oleh Kemendikbud,” terangnya.

Lebih lanjut, Devi mengatakan, para siswa dari keluarga tidak mampu tersebut, akan mendapat dana bantuan pendidikan setahun sekali.

“Untuk siswa SD mendapat bantuan Rp 450 ribu, siswa SMP sebesar Rp 750 ribu, sedangkan siswa SMA sebesar Rp 1 juta. Untuk pencairan bantuan akan diinformasikan waktunya,” pungkasnya.

Sementara itu, Astuti warga Tenggilis Lama, yang menjadi salah satu warga penerima PIP menyambut gembira bantuan pendidikan tersebut.

“Saya senang mendapat bantuan. Ini nantinya akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan sekolah anak. Saya berharap bantuan pendidikan ini bisa berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Astuti. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...