Senin
02 November 2026 | 9 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tenggilis Dampingi Warga Mengikuti Sosialisasi Beasiswa PIP

PDIP-Jatim-Anas-Karno-19122022

SURABAYA – Komitmen untuk terus hadir membantu masyarakat melalui kerja kerakyatan terus digalakkan kader PDI Perjuangan Kota Surabaya. Seperti yang dilakukan kader PDI Perjuangan Kecamatan Tenggilis yang memberikan pendampingan warga di bidang pendidikan.

Sebanyak 80 warga Kelurahan Tenggilis Mejoyo berkumpul di Balai RW 06 untuk mengikuti sosialisasi sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) atas usulan kader PDI Perjuangan, Jumat (16/12/2022).

“Ini merupakan wujud kerja kerakyatan kader PDI Perjuangan di bidang pendidikan kepada siswa tidak mampu, supaya mereka tak putus sekolah. PIP tersebut merupakan bagian dari kuota Mbak Puti Guntur Sukarno, anggota Komisi 10 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,” ujar Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Anas Karno.

Lebih lanjut, Anas mengatakan, PIP ini bisa menjadi pelengkap dari berbagai bantuan pendidikan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Legislator yang menjabat Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya tersebut menambahkan, PDI Perjuangan Surabaya sudah berkomitmen membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

“Kader-kader PDI Perjuangan terus bergerak di tengah masyarakat. Menengok tetangga kiri dan kanan, untuk mengetahui kondisi warga. Mereka wajib membantu, kalau menemukan keluarga tidak mampu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Devi Sekretaris, yang turut hadir di acara sosialisasi menambahkan, para penerima PIP sudah melalui prosedur. Di antaranya proses verifikasi kelayakan dari Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan.

“Mereka ini merupakan keluarga tidak mampu yang diusulkan data Dapodiknya oleh kader PDI Perjuangan saat turun ke masyarakat. Kemudian menjadi bagian dari kuota Dapilnya Mbak Puti, untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo, setelah diverifikasi oleh Kemendikbud,” terangnya.

Lebih lanjut, Devi mengatakan, para siswa dari keluarga tidak mampu tersebut, akan mendapat dana bantuan pendidikan setahun sekali.

“Untuk siswa SD mendapat bantuan Rp 450 ribu, siswa SMP sebesar Rp 750 ribu, sedangkan siswa SMA sebesar Rp 1 juta. Untuk pencairan bantuan akan diinformasikan waktunya,” pungkasnya.

Sementara itu, Astuti warga Tenggilis Lama, yang menjadi salah satu warga penerima PIP menyambut gembira bantuan pendidikan tersebut.

“Saya senang mendapat bantuan. Ini nantinya akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan sekolah anak. Saya berharap bantuan pendidikan ini bisa berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Astuti. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...