Sabtu
06 Juni 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Ponorogo Gelar Rakor Strategi Kampanye Berbasis Media Sosial

PDIP-Jatim-Rakor-PDI-Perjuangan-Ponorogo-03122023

PONOROGO – Memasuki masa kampanye, DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar rapat koordinasi pemenangan pemilu di kantor DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Jumat (2/12/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Komunikasi 360 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Ari Junaedi, Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Bambang Yuwono, Ketua Bappilu PDI Perjuangan Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan para calon anggota legislatif (caleg) PDI Perjuangan.

Ari Junaedi menyampaikan materi-materi terkait strategi pemenangan Pemilu 2024 dengan menggunakan media sosial (medsos). Menurutnya, media sosial dirasa penting sebagai media berkampanye, lantaran pada kontestasi politik 2024 didominasi oleh pemilih muda.

Hal itu akan memberikan pengaruh terhadap pemilih dari generasi milinial maupun generasi Z, karena medsos tak lepas dari keseharian mereka. Ia pun meminta para caleg untuk memanfaatkan medsos maksimal.

“Medsos supaya lebih dimaksimalkan. Pemanfaatan medsos di Ponorogo belum besar, setidaknya sudah mengarah ke sana,” ujar Ari.

Tak hanya itu, Ari juga meminta para caleg untuk memahami berbagai isu di kalangan generasi muda. Seperti kurangnya lapangan pekerjaan, isu lingkungkan hidup, dan isu korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).

“Mereka (caleg, red) harus memahami apa yang dirasakan anak muda dan yang anak muda inginkan. Harus dimanfaatkan betul ketika berkampanye soal tiga isu itu,” jelasnya.

Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama itu juga optimis, para Banteng Ponorogo akan mampu meraih hattrick. “Ini bukan hal yang susah karena elektabilitas PDI Perjuangan di berbagai daerah, termasuk Ponorogo mengalami peningkatan. Artinya masyarakat percaya betul pada apa yang ditawarkan PDI Perjuangan,” tegas mantan staf khusus Presiden Megawati Soekarnoputri itu.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Bambang Juwono. Menurutnya, penggunaan medsos sebagai salah satu media berkampanye sangat penting. Melalui medsos, setiap caleg dapat berinteraksi dengan banyak orang tanpa harus ketemu langsung.

“Karena pemilihnya lebih dari 50 persen itu kaum milenial, mau nggak mau, kita dituntut untuk gunakan medsos sebagai sarana berkampanye. Anak muda punya cara komunikasi yang unik,” ujar pria yang akrab dipanggil Logos itu.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu juga menjelaskan, partai sebagai alat perjuangan harus mempedulikan anak muda supaya mampu berjejaring dengan mereka. “Sehingga Partai bisa tetap eksis dengan pikiran-pikiran cerdas yang dipawangi anak muda,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Minta Pemerintah Lebih Serius Lindungi Peternak Ayam Petelur

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan meminta pemerintah lebih serius memperhatikan nasib peternak ayam ...