oleh

PDI Perjuangan Pastikan Usung Kader NU di Pilgub Jatim 2018

SURABAYA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memastikan, PDIP akan mengusung kader Nahdlatul Ulama (NU) sebagai calon gubernur Jawa Timur pada Pilkada Jatim 2018.

Penegasan itu dia sampaikan, sebagai bentuk keseriusan PDI Perjuangan dalam mengusung calon dari NU.

Untuk itu, ungkap Hasto, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah memerintahkan Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah, dan didampingi Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi, agar segera minta masukan kiai NU di Jatim.

“PDI Perjuangan sudah komitmen untuk bergandengan tangan dengan NU, terutama di Jawa Timur yang sejarahnya dan budayanya memang tidak bisa lepas dari NU,” kata Hasto, saat menghadiri tasyakuran peringatan HUT ke-72 RI dan Hari Raya Idul Adha, di kawasan Bulak Banteng, Surabaya, Jumat (1/9/2017).

Masukan dari kiai, sebut Hasto, sangat penting dan diharapkan pada waktunya PDI Perjuangan segera menentukan nama terbaik untuk memimpin Jawa Timur selama lima tahun ke depan.

“September ini dijadwalkan rekomendasi sudah turun dan Bu Mega yang memiliki wewenang. Karena itu beliau meminta doa dan restu kepada kiai-kiai sepuh di Jawa Timur,” ucap Hasto.

Disinggung nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang mendaftar sebagai satu-satunya bakal calon gubernur Jawa Timur, dia menilai itu itikad baik dan kesadaran membangun persaudaraan baik dengan PDI Perjuangan.

Hasto menegaskan, partainya selama ini memiliki hubungan yang sangat baik dengan para tokoh NU. Ada alasan khusus mengapa PDIP memiliki kedekatan dengan NU. Termasuk juga kedekatan dalam menentukan calon pemimpin.

“Kami respek dengan kesejarahan Nahdlatul Ulama yang menjadi penopang utama terhadap Pancasila dan NKRI,” kata Hasto.

Dia menambahkan, Jawa Timur merupakan salah satu basis massa pendukung PDI Perjuangan di samping Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, pada tasyakuran yang diinisiasi Ketua Gerakan Rakyat Jatim Mat Mohtar tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Wakil Ketua DPRD Jatim Kusnadi dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. (goek)