Rabu
02 September 2026 | 7 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan akan Berdayakan UMKM dan Pelaku Kesenian dalam Pilkada Kota Malang

pdip-jatim-221216-riandiana

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan, pihaknya akan melakukan pemberdayaan UMKM untuk kebutuhan kampanye Pilkada 2024.

Menurutnya, pelaku usaha UMKM juga berhak merayakan pesta demokrasi dalam Pilkada Kota Malang.

Terkait ini, dirinya telah berbicara dengan Hari Cahyono, bakal calon walikota yang diusung PDI Perjuangan untuk berkolaborasi dengan para pelaku usaha kecil di Kota Malang.

Saat ini, PDI Perjuangan sedang menyusun rencana kegiatan kampanye. Made menyatakan prosesnya dalam tahap penyelarasan keinginan pasangan calon (paslon) dan partai.

“Yang jelas ini adalah pesta demokrasi dan kami berharap pesta ini untuk semua termasuk UMKM di Kota Malang. Kami ingin setiap kegiatan atau kampanye kami didesain seperti pesta rakyat,” ujar Made, dikutip dari suryamalang, Minggu (8/9/2024).

Saat mendaftarkan Heri Cahyono dan Ganis Rumpoko ke KPU Kota Malang, ungkap Made, PDI Perjuangan memesan ratusan mangkok bakso. Hal seperti itu menurutnya akan dilakukan kembali saat kampanye.

“Terus pembuatan kaos atribut dan lain-lain. Saya sudah sampaikan ke HC dan Ganis agar jangan tergantung pada perusahaan besar saja. Semua rata. Itu bagian dari upaya kami merangkul. Pemasangan juga diserahkan kepada masyarakat jadi tidak tergantung pada satu atau dua orang saja,” paparnya.

“Intinya sepakat Kami ingin menggerakkan perekonomian di kota Malang muaranya semua kan peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat sehingga masyarakat bisa merasakan efek dari Pilkada 2024 Kota Malang, termasuk pelaku kesenian,” sambung dia.

Menurut Made, pelaku kesenian juga harus diberikan ruang. Di masa Pilkada 2024, para pelaku kesenian membutuhkan ruang untuk tampil. Penampilan kesenian itu selain meramaikan Pilkada juga menghibur masyarakat.

“Grup Jaranan dan Bantengan, mereka terbuka untuk tampil. Biarkan menjadi penghibur masyarakat dan tidak berpihak ke mana-mana,” kata Made.

Kelompok kesenian, komunitas, ataupun masyarakat tidak perlu dipolitisir. Made menginginkan kelompok masyarakat bisa berada di posisi yang berimbang, sekalipun mereka punya pilihan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDIP Tuban Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan, Kali Ini di Sooko

TUBAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk warga yang terdampak musim ...
LEGISLATIF

Puan: Karhutla Sudah KLB, Penanganan Harus Lintas Kementerian

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah ...
EKSEKUTIF

Rijanto Dorong Parade Baris Berbaris Pelajar Blitar Digelar Rutin Tiap Tahun

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong Parade Baris Berbaris pelajar digelar rutin setiap tahun. Menurutnya, ...
KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...