Kamis
04 Juni 2026 | 4 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan akan Berdayakan UMKM dan Pelaku Kesenian dalam Pilkada Kota Malang

pdip-jatim-221216-riandiana

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan, pihaknya akan melakukan pemberdayaan UMKM untuk kebutuhan kampanye Pilkada 2024.

Menurutnya, pelaku usaha UMKM juga berhak merayakan pesta demokrasi dalam Pilkada Kota Malang.

Terkait ini, dirinya telah berbicara dengan Hari Cahyono, bakal calon walikota yang diusung PDI Perjuangan untuk berkolaborasi dengan para pelaku usaha kecil di Kota Malang.

Saat ini, PDI Perjuangan sedang menyusun rencana kegiatan kampanye. Made menyatakan prosesnya dalam tahap penyelarasan keinginan pasangan calon (paslon) dan partai.

“Yang jelas ini adalah pesta demokrasi dan kami berharap pesta ini untuk semua termasuk UMKM di Kota Malang. Kami ingin setiap kegiatan atau kampanye kami didesain seperti pesta rakyat,” ujar Made, dikutip dari suryamalang, Minggu (8/9/2024).

Saat mendaftarkan Heri Cahyono dan Ganis Rumpoko ke KPU Kota Malang, ungkap Made, PDI Perjuangan memesan ratusan mangkok bakso. Hal seperti itu menurutnya akan dilakukan kembali saat kampanye.

“Terus pembuatan kaos atribut dan lain-lain. Saya sudah sampaikan ke HC dan Ganis agar jangan tergantung pada perusahaan besar saja. Semua rata. Itu bagian dari upaya kami merangkul. Pemasangan juga diserahkan kepada masyarakat jadi tidak tergantung pada satu atau dua orang saja,” paparnya.

“Intinya sepakat Kami ingin menggerakkan perekonomian di kota Malang muaranya semua kan peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat sehingga masyarakat bisa merasakan efek dari Pilkada 2024 Kota Malang, termasuk pelaku kesenian,” sambung dia.

Menurut Made, pelaku kesenian juga harus diberikan ruang. Di masa Pilkada 2024, para pelaku kesenian membutuhkan ruang untuk tampil. Penampilan kesenian itu selain meramaikan Pilkada juga menghibur masyarakat.

“Grup Jaranan dan Bantengan, mereka terbuka untuk tampil. Biarkan menjadi penghibur masyarakat dan tidak berpihak ke mana-mana,” kata Made.

Kelompok kesenian, komunitas, ataupun masyarakat tidak perlu dipolitisir. Made menginginkan kelompok masyarakat bisa berada di posisi yang berimbang, sekalipun mereka punya pilihan. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...