Selasa
02 Juni 2026 | 12 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Parade Baju Adat Nusantara Warnai Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Banyuwangi

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-17082024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengenakan baju adat Minang Koto Gadang, Sumatera Barat pada upacara HUT Kemerdekaan RI di Banyuwangi, Sabtu (17/8/2024).

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8/2024). Parade baju adat nusantara mewarnai peringatan proklamasi tersebut.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengenakan baju adat Minang Koto Gadang, Sumatera Barat. Lengkap dengan penutup kepalanya, tingkuluak talakuang. Baju tersebut mencerminkan adat Minangkabau yang berfalsafah adaik basyandi syarak, syarak basandi kitabullah. Yang mana, adat di Minangkabau mencerminkan spirit keagamaan.

“Ini saya kira tepat dengan kultur masyarakat Banyuwangi. Di mana agama menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat. Sebagai pemimpin daerah, saya berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan harmonisasi di antara adat dan agama dalam kehidupan masyarakat Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Para undangan yang hadir juga tampak mengenakan baju adat dari berbagai wilayah di Indonesia. Seperti Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah, mengenakan baju adat Jawa. Sekda Mujiono mengenakan baju adat Bugis. Juga tampak undangan yang lain mengenakan baju adat Papua, Bengkulu, hingga Dayak.

“Ini mengingatkan kita kembali bahwa bangsa Indonesia dibangun dari kebhinekaan, keberagaman yang kemudian kita bersatu, menyatukan tekad sebagai bangsa Indonesia,” jelas Ipuk.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, HUT Kemerdekaan RI merupakan momen bagi seluruh warga untuk kembali meneguhkan semua daya dan pikir, membawa bangsa ini maju dan berkarakter kuat. Maka, semangat gotong royong, menjadi landasan bagi semua pihak untuk membangun bangsa ini.

Berbagai program penanganan kemiskinan telah diluncurkan Pemkab Banyuwangi, mulai ASN Peduli, di mana ribuan ASN Banyuwangi bergotong royong membantu warga kurang mampu, hingga Program Banyuwangi Berbagi yang mengajak banyak elemen masyarakat untuk berkolaborasi menuntaskan masalah kemiskinan di Banyuwangi.

“Saat awal kami menjabat para 2021 angka kemiskinan di 8,07 persen. Alhamdulillah, dengan gotong royong semua pihak, saat ini selama tiga tahun turun ke 6,54 persen. Mari bersama kita terus kuatkan ikatan ini. Bersama kita kuat,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Gresik Awali Perayaan Bulan Bang Karno dengan Acara Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

GRESIK – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 sekaligus mengawali rangkaian peringatan Bulan ...
KABAR CABANG

Dari Upacara ke Arena Jaranan, Cara PDIP Trenggalek Merayakan Harlah Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila di DPC PDI Perjuangan Trenggalek ditutup dengan pagelaran jaranan yang menghadirkan ...
KABAR CABANG

Yudi Meira: Sekretariat Baru PAC Sukorejo Harus Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Yudi Meira menegaskan sekretariat baru PAC Sukorejo harus menjadi pusat ...
RUANG MERAH

Menjemput Pancasila di Labirin Algoritma

Oleh Martin Rachmanto* HARI ini, 1 Juni, ingatan kita melompat kembali ke tahun 1945. Di bawah rindang pohon sukun ...
KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, Ketua DPC PDIP Jombang: Rakyat adalah Kekuatan Kita

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila di ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Gelar Upacara Harlah Pancasila, Kader Diminta Bersiap Jalankan Agenda Bulan Bung Karno

NGAWI – Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni idealnya tidak hanya sebatas simbolisasi semata. Bagi setiap ...