Jumat
18 September 2026 | 9 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Para Seniman Mengadu ke DPRD Kota Probolinggo Terkait Rencana Alih Fungsi Gedung Kesenian jadi Lapangan Tenis

IMG-20250827-WA0044_copy_876x592

KOTA PROBOLINGGO — Pemkot Probolinggo berencana mengalih fungsikan Gedung Kesenian yang biasa digunakan untuk tempat ekspresi bagi pelaku seni dan budaya menjadi lapangan tenis.

Praktis, hal tersebut menuai polemik di tengah masyarakat. Terlebih pelaku seni hingga Pengurus Dewan Kesenian Kota Probolinggo (DKKPro) yang pada Rabu (27/08/2025) mengadu kepada DPRD Kota Probolinggo.

Ketua Dewan Pertimbangan DKKPro Budi Krisyanto menjelaskan urgensi keberadaan Gedung Kesenian.

Menurutnya, Museum Probolinggo dan Gedung Kesenian merupakan bagian dari konsep besar kawasan kebudayaan yang terintegrasi.

Kawasan kebudayaan ini diamanatkan dalam perwali.

Perwali tersebut mengatur kawasan kebudayaan, kawasan pusaka. Salah satu bloknya adalah jalan poros, yaitu sepanjang ruas Jalan Suroyo.

“Keberadaan Museum Probolinggo, Gedung Kesenian, Gereja Merah, sampai markas Kodim, ini bagian dari kawasan pusaka yang harus dipertahankan,” terangnya.

Pihaknya sangat keberatan jika harus pindah serta merta karena tenis indoor meningkatkan PAD sekian puluhan juta dan harus mengorbankan kesenian.

Bahkan tak hanya DKKPro yang keberatan, sejumlah organisasi kemahasiswaan juga turut menunjukkan keberatan mulai Pemuda Muhammadiyah hingga GMNI Probolinggo.

Atas hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo yang juga Fraksi PDI Perjuangan Santi Wilujeng Prastyani menegaskan, jika pihaknya berada di jalur pelaku seni.

“Masukan dan keinginan para pelaku seni kita tampung, secara pribadi saya sendiri juga kurang sepakat atas rencana tersebut,” ujarnya.

Santi meminta pemerintah juga memperhatikan aspek masukan dari para pelaku seni. S
ehingga mereka bisa benar-benar bisa leluasa untuk mengembangkan seni dan budaya di Kota Probolinggo. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Penerima Bansos Tak Lagi Semata Mengacu Desil, Muskel Jadi Penentu Prioritas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...