Kamis
22 Januari 2026 | 8 : 35

Panen Raya Kota Mojokerto, Ning Ita: Stok Beras Jauh Lebih Tinggi dari Kebutuhan

pdip-jatim-250408-ningita-panenraya

MOJOKERTO – Wali Kota Ika Puspitasari, bersama jajaran Forkopimda mengikuti panen raya padi di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Senin (7/4/2025). Kegiatan ini bagian dari panen serentak nasional yang diinisiasi presiden.

Panen dilakukan di sawah utara Pondok Pesantren Miftakhul Hikmah ini diikuti Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, perwakilan Polres Mojokerto, Plh. Sekda Kota Mojokerto, serta pejabat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menyampaikan, bahwa panen di bulan April ini menjadi bagian dari target nasional untuk memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

“Luas lahan pertanian padi di Kota Mojokerto mencapai 272 hektare, dengan perkiraan produktivitas sekitar 440 ton gabah,” ujar Ning Ita.

Sebelumnya, sejak Januari hingga Maret 2025, sudah dilakukan panen di lahan seluas 369 hektare dengan hasil mencapai 680 ton.

Menariknya, meskipun dalam dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Mojokerto hanya tercatat 96 hektare sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), faktanya di lapangan terdapat 369 hektare lahan yang masih ditanami padi.

Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pertanian di Mojokerto masih cukup kuat dan aktif, melebihi yang tertuang dalam perencanaan ruang kota.

Terkait ketahanan pangan, Ning Ita menjelaskan bahwa ada tiga aspek penting yang menjadi perhatian, yaitu ketersediaan, keterjangkauan harga, dan distribusi.

“Kebutuhan konsumsi beras di Kota Mojokerto sekitar 13.700 ton per tahun, sementara ketersediaan mencapai 22.200 ton per bulan atau sekitar 266.400 ton per tahun. Artinya, stok jauh lebih tinggi dari kebutuhan,” jelasnya.

Pemerintah Kota Mojokerto juga secara rutin melakukan operasi pasar murah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) agar tetap berada pada harga eceran normal.

Ning Ita juga memastikan bahwa hasil panen di Kota Mojokerto dapat diserap oleh Bulog, mengingat kebutuhan beras di wilayah lain masih tinggi. (fath/pr)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Optimis Becak Listrik Bantuan Prabowo Mampu Tingkatkan Pendapatan Para Tukang Becak

SURABAYA – Sejumlah tukang becak di Surabaya menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo ...
KRONIK

Ketua DPRD Tulungagung Bagikan 20 Ribu Bibit Kopi pada Masyarakat

TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, membagikan 20 ribu batang bibit kopi kepada kelompok tani ...
KOLOM

1970, Tahun Duka Cita yang Menguatkan

Oleh Eri Irawan, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya “You never know how strong you are until being strong is ...
LEGISLATIF

Banyu Biru Djarot Dorong Green Jobs Jadi Kunci Pariwisata Berkelanjutan

JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Banyu Biru Djarot menegaskan, penyiapan dan peningkatan green jobs ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Doding: Kepala Daerah Harus Dipilih Rakyat

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek bersikap tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah ...
LEGISLATIF

Banjir Tahunan, Fraksi PDI Perjuangan Lamongan Dorong Pembentukan Perda Sungai

LAMONGAN – Masalah banjir tahunan di Kabupaten Lamongan memicu desakan serius untuk memperkuat payung hukum ...