Jumat
28 Agustus 2026 | 6 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pak Pomo: Pejah Gesang Nderek Bung Karno

pdip-jatim-supomo1

SURABAYA – Sejumlah pimpinan PDI Perjuangan menyampaikan kenangan mendalam atas kepergian politisi gaek, Luwih Soepomo, yang meninggal dunia, Kamis (27/12/2018) pukul 05.00 WIB.

“Beliau adalah senior, dimana saya pertama kali bersentuhan dengan partai. Saat itu Pak Pomo menjabat Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaen Kota Surabaya. Aku direkrut sebagai fungsionaris DPC, bidang penggalangan massa,” kenang Bambang DH, Ketua DPP PDI Perjuangan, di sela takziah.

Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu mengisahkan, dirinya direkrut masuk GPM ketika masih SMA. Dan, almarhum Pak Pomo selalu memberi jalan bagi kader-kadernya yang lebih muda.

Baca juga: Tokoh Senior PDI Perjuangan, Pak Pomo Telah Berpulang

“Bersama almarhum Pak Tjip (Ketua DPD PDIP Jatim saat itu, Ir Sutjipto), Pak Pomo bekerja keras menggerakkan mesin partai, ketika di masa-masa susah. Termasuk pendirian Posko Pandegiling,” kata Bambang DH.

Masa susah dimaksud ketika tahun 1996, PDI pimpinan Megawati Soekarnoputri berupaya “dikudeta” lewat Kongres di Medan. Kongres disponsori Orde Baru, dan melahirkan pemimpin tandingan Soerjadi-Butu Hutapea.

Gelombang unjuk rasa pecah di banyak kota di tanah air. Di Kota Surabaya, pusat gerakan didirikan di Posko Jalan Pandegiling, di kantor usaha CV Bumi Raya milik Ir. Sutjipto.

“Di Posko Pandegiling, Pak Tjip, Pak Pomo dan seluruh kekuatan PDI Pro-Mega, termasuk massa rakyat, mengorganisir perlawanan terhadap rezim Orde Baru yang memotori Kongres PDI di Medan,” katanya.

Beberapa waktu lalu, sebelum meninggal dunia, Pak Pomo menerima Puti Guntur Soekarno, Calon Legislatif DPR RI dari PDI Perjuangan nomor urut 2.

Ia memberi semangat pada cucu Bung Karno itu, yang sebelumnya bertarung habis-habisan di Pilkada Jawa Timur, berpasangan dengan Calon Gubernur Saifullah Yusuf.

“Pak Pomo mengisahkan, bahwa PDI Perjuangan didirikan dengan darah, keringat, air mata, bahkan nyawa oleh para pejuang partai di masa itu,” kata putri tunggal Guntur Soekarno itu.

Ia melihat, figur almarhum Pak Pomo sebagai tipe generasi pejuang. Yang gigih menjaga ajaran Soekarno, kakeknya, dan kehormatan partai.

“Pak Pomo telah mewariskan pada kami, sikap politik yang konsisten, berhati teguh dan jujur terhadap pilihan politiknya. Beliau mengajarkan pada kami tentang kesetiaan, yakni pada kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Puti.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana juga mempunyai kenangan mendalam. “Beliau setia mendampingi dan memberi semangat kepada generasi yang lebih muda,” kata Whisnu.

Putra almarhum Ir. Sutjipto itu mengenang, bagaimana pidato-pidato menggelegar Pak Pomo ketika melakukan perlawanan terhadap Orde Baru.

“Pak Pomo konsisten mendampingi Bapak, yang bersama-sama dengan banyak kawan lain, memilih setia pada Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Whisnu.

Ia teringat prinsip yang dipegang generasi almarhum Pak Tjip, Pak Pomo dan generasi 96 saat itu, generasi ketika PDI terbelah dua: PDI Pro Mega vs PDI Pro Soerjadi.

“Hati angkatan ini teguh, pejah gesang nderek (hidup-mati ikut) Bung Karno. Tekad saat itu, sungguh golong-gilig, berhati bulat, tanpa memikir resiko keselamatan diri dan keluarga sekali pun,” kenang Whisnu. “Seolah-olah, saat itu, kalau meninggal di medan perjuangan karena membela Bung Karno, bakal masuk surga,” kenang Pak Pomo, beberapa waktu lalu, sebelum meninggal. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...