Rabu
04 November 2026 | 2 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pak Kus Kunjungi PKL Binaan Kader PDIP Kota Probolinggo

pdip-jatim-pak-kus-pkl-kota-probolinggo1

PROBOLINGGO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengapresiasi upaya kader-kader PDI Perjuangan Kota Probolinggo yang membina dan memberdayakan pedagang kaki lima (PKL).

Apresiasi itu disampaikan Kusnadi di sela kunjungannya di Kota Probolinggo, jelang waktu berbuka puasa, Sabtu (17/6/2017).

Didampingi istri dan sejumlah pengurus DPC PDIP setempat, Pak Kus, sapaan akrab Kusnadi, keliling ke beberapa jalan protokol yang jadi sentra PKL.

Di saat bulan Ramadan seperti saat ini, mayoritas PKL menjajakan makanan dan minuman untuk berbuka puiasa. Baik mamin takjil, maupun makanan lainnya.

Meski lapak pedagang berdiri di sisi-sisi jalan raya dan banyak dikunjungi pembeli, namun tidak sampai mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Ini yang patut diacungi jempol. Meski di sisi jalan penuh pedagang, dan pembelinya membeludak, namun semuanya tampak tertib. Ini tidak lepas dari pengawasan Paguyuban PKL (PPKL) yang juga kader serta simpatisan PDI Perjuangan,” kata Kusnadi.

Mereka berjualan di bawah tenda-tenda yang tertata rapi, bersebelahan dengan tenda PKL yang disediakan Pemkot Probolinggo.

PPKL Kota Probolinggo ini tidak hanya berhasil menata PKL sehingga tidak mengganggu keindahan kota. Namun yang lebih penting, banyak warga kota yang taraf kesejahteraan ekonominya ikut terangkat.

Seperti yang disampaikan Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo H Nasution. Banyak di antara PKL sebelumnya berlatar belakang tukang becak, tukang tambal ban dan profesi yang banyak digeluti kalangan wong cilik lainnya.

“Alhamdulillah, banyak yang kesejahteraannya meningkat setelah menjadi pedagang dengan bantuan dan binaan kita,” ujar Nasutian,

Sementara, koordinator PPKL, Halim mengatakan, ada sekitar 3.000 lebih pedagang yang dibina PPKL. Mereka tersebar di titik-titik keramaian masyarakat di Kota Probolinggo.

Menurutnya, para pedagang merasa senang dengan adanya pembinaan dari PPKL. Sebab, mereka bisa berjualan dengan tenang sehingga bisa membantu kenyamanan dalam menjalankan usahanya.

Setelah berkeliling di seputaran Alun-alun Kota Probolinggo, Pak Kus bersama sang istri dan rombongan, menikmati makanan dan minuman berbuka di dekat gerbang masuk alun-alun. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...