Rabu
16 September 2026 | 10 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Kunjungi Salwa, Yatim Piatu Korban Tanah Longsor Desa Masaran

pdip-jatim-221101-novita-salwa-1

TRENGGALEK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini menyempatkan diri mengunjungi rumah Nurul Iqsani Lailatul Salwa atau yang lebih akrab dikenal Salwa, yatim piatu yang tinggal bersama kakek dan neneknya.

Hal itu dia lakukan di sela meninjau lokasi bencana tanah gerak dan tanah longsor di Desa Masaran, Kecamatan Bendungan, Senin (31/10/2022).

Peninjauan itu untuk menyalurkan sejumlah bantuan, sekaligus melakukan pendataan kebutuhan mendesak kepada warga terdampak.

Rumah yang ditinggali bocah Salwa ini menjadi salah satu yang terdampak bencana longsor pada Selasa 18 Oktober lalu.

“Hari ini saya bersama dengan jajaran pemerintah Kabupaten Trenggalek memberikan bantuan kepada korban banjir dan longsor Bulan Oktober lalu,” ucap Novita Hardini, di sela peninjauan.

Dia menambahkan, pihaknya juga mendata apa saja yang dibutuhkan masyarakat untuk dipenuhi sesegera mungkin.

“Kami juga mengupayakan beberapa rumah yang benar-benar tidak aman untuk ditempati, ditinggali sementara agar bisa dibangunkan kembali di lokasi yang benar-benar aman untuk kehidupan selanjutnya,” imbuhnya.

Melihat kondisi rumah Salwa, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin itu sangat terharu, membayangkan sewaktu kejadian.

Jika terlambat 5 menit sebelum kejadian bocah ini tidak keluar kamar, maka akan tertimbun dengan tanah.

Untung saat kejadian, Salwa sudah berada di luar kamar, baru 5 menit setelahnya material tanah menimbun kamarnya. Tidak ada yang bisa terselamatkan, kasur baju dan yang lainnya tertimbun tanah.

“Di belakang saya ini adalah lokasi longsor yang benar-benar nyata masuk ke rumah Salwa. Kamar Ananda Salwa tertimbun tanah, di dalamnya masih ada kasurnya, kemudian lemari, peralatan sekolah dan yang lainnya,” bebernya.

“Saya bersyukur Salwa, bisa terselamatkan karena 5 menit sebelum terjadinya longsor meninggalkan kamar,” ucap Novita.

Dia menambahkan, akan terus berkeliling mendata apa saja yang dibutuhkan warga untuk memapah kehidupan baru yang lebih baik dan juga aman.

“Kejadian ini tentunya menjadi peringatan bagi kita semua, seluruh jajaran baik di tingkat kabupaten hingga desa agar lebih siap menghadapi potensi bencana,” tandasnya.

Tuno, 60 tahun kakek dari Salwa sendiri menceritakan kejadian longsor terjadi pada, Selasa (18/10/2022) lalu, sekira pukul 05.00 Wib.

Saat kejadian, laki-laki paruh baya itu sedang membuat jalan air agar genangan yang ada di jalan bisa cepat surut. Naas saat melakukan aktivitas itu, ada pergerakan tanah dari atas bukit dan menimpa rumahnya.

“Saya tidak ada firasat akan kejadian ini. Saat kejadian saya berada di jalan untuk mengalirkan air. tahu-tahu tebing sudah runtuh mengenai sebagian rumah saya,” cerita Tuno dengan logat bahasa Jawanya.

Untuk istrinya pada saat kejadian sedang memasak di dapur. Salwa sendiri ditinggal ibunya meninggal karena sakit saat berusia 4 bulan. Kemudian pada usia 4 tahun bapaknya menyusul, keduanya meninggal karena sakit.

Keadaan yang memaksa anak ini harus tinggal bersama kakek, neneknya. Namun naas, rumah satu satunya yang mereka tinggali tertimbun material longsor. Bahkan tempat itu masih rawan terjadi longsor susulan.

Kepala Desa Masaran, Kecamatan Bendungan, Supardi menambahkan ada sebanyak 47 rumah yang terdampak longsor.

“Kalkulasinya ada 10 rumah yang mengalami kerusakan berat yang solusinya harus direlokasi. Kemudian untuk yang lain masih bisa tetap tinggal di situ,” jelas Supardi. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...
KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...