JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar pengembangan industri nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Novita, arah pembangunan industri harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
“Pengembangan industri nasional tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan, pemerataan pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Novita, dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Novita menilai sektor industri memiliki peran strategis sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif.
Selain menciptakan nilai tambah ekonomi, sektor industri juga berperan penting dalam membuka lapangan kerja serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.
Karena itu, ia menilai penguatan industri nasional perlu dilakukan secara terintegrasi melalui kebijakan yang mendukung pengembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan pelaku usaha dalam negeri.
“Penguatan industri nasional harus dilakukan secara terintegrasi melalui kebijakan yang berpihak pada pengembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap pelaku usaha,” kata Novita.
Sebagai anggota Komisi VII DPR yang membidangi energi, riset, teknologi, dan perindustrian, Novita juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga riset untuk mendorong inovasi serta meningkatkan produktivitas industri nasional.
Dengan sinergi tersebut, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki secara optimal sekaligus memperkuat daya saing industri di tingkat global. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










