MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengunjungi pusat grosir sepatu (PGS) di Kecamatan Kranggan, Rabu (4/6/2025), sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Dalam kegiatan bertajuk Kunjungan Sambang (Semangat Membangun), wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini menyatakan komitmen Pemkot Mojokerto dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal berbasis UMKM, terutama sektor alas kaki dan kuliner.
“PGS adalah etalase produk lokal Kota Mojokerto, memiliki 25 pengrajin alas kaki aktif yang terus berinovasi dalam desain dan kualitas,” jelasnya.
Dalam kunjungan ini, dia didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya. Dia menyapa para pelaku usaha alas kaki dan kuliner yang menempati kawasan eks Pasar Bentar tersebut.
Menurutnya, produk alas kaki asal Mojokerto telah dikenal luas di Jawa Timur dan telah menembus pasar nasional bahkan global, berkat keuletan para perajin serta dukungan ekosistem yang dibangun pemerintah kota dalam peningkatan kapasitas usaha.
“Salah satunya adalah integrasi antara pusat perbelanjaan, dengan ruang kuliner dalam satu kawasan,” sebut Ika Puspitasari.
PGS kini juga menjadi sentra belanja sekaligus wisata kuliner, dengan hadirnya pelaku usaha makanan di Teras PGS. Hal ini, kata Ning Ita, menguatkan identitas Kota Mojokerto sebagai pusat UMKM yang berdaya saing dan inklusif.
“Pengunjung bisa membeli sepatu dan sandal berkualitas dengan harga terjangkau, sambil menikmati kuliner lokal,” ujarnya.
Pemkot Mojokerto, lanjut Ning Ita, akan terus mendorong eksistensi PGS agar menjadi ikon kebanggaan baru bagi kota Mojokerto. Dia optimistis sinergi antara produk unggulan dan suasana belanja nyaman akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal secara merata. (fath/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










