Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ngawi Kondusif, 7 Perusahaan Masuk Berpotensi Serap 27.000 Tenaga Kerja

pdip-jatim-eksekutif-150122-ngawi

NGAWI – Iklim usaha di Kabupaten Ngawi terbilang kondusif. Buktinya, para pengusaha lokal banyak berperan dalam kewirausahaan. Tak cuma itu, tujuh investor masuk dengan nilai investasi triliunan rupiah berpotensi menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

Hal itu disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai pelantikan BPC HIPMI Kabupaten Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Sabtu (15/1/2022).

Bupati Ony menyebut, adanya pengusaha lokal juga memberikan alternatif pilihan bagi warga masyarakat Ngawi dalam mencari pekerjaan.

“Banyak hal yang bisa disinergikan, kami berharap kegiatan BPC HIPMI Kabupaten Ngawi bisa bermanfaat bagi masyarakat Ngawi,” ucap Bupati Ony kepada awak media.

HIPMI Kabupaten Ngawi disebut Bupati Ngawi telah banyak berperan dalam perkembangan dunia kewirausahaan di Ngawi.

Diantaranya yang dia sebutkan, HIPMI Kabupaten Ngawi telah tersertifikasi menjadi trainer pelaku UMKM. Kurasi barang-barang yang belum tersertifikasi.

“Itu dari HIPMI sudah bisa memfasilitasi,” ujar Bupati dari PDI Perjuangan itu.

Termasuk saat Bupati Ngawi meminta HIPMI untuk membuat Koperasi Tani Ngawi Mandiri. Dimana Koperasi itu sebagai vendor kepada perusahaan beras yang ada di Kabupaten Ngawi, sebagai penguatan kelembagaan Poktan dan Gapoktan.

“Banyak yang sudah dilakukan HIPMI, tinggal kita mendukung, memberikan peluang-peluang apa yang bisa disinergikan,” ujarnya.

Tujuh Investor Tanam Modal di Ngawi, Potensi Serap Puluhan Ribu Pekerja

Sementara itu, masih di lokasi yang sama, Bupati Ngawi menyebut telah ada tujuh Investor yang menanam modal di Kabupaten Ngawi.

Nilai investasinya pun tak sedikit. Dari total tujuh investor, mencapai triliunan rupiah.

“Total investasinya kurang lebih Rp 1,8 triliun dari tujuh investor itu,” ucapnya.

Investor yang masuk di Kabupaten Ngawi itu, jelas Bupati Ngawi, empat diantaranya bergerak di bidang alas kaki, perusahaan lem, tas rajut, dan pabrik pakan ternak.

“Lahan yang diminta kurang lebih 75 hektar. Tiga perusahaan di Geneng, dua di Kasreman, satu di Karangjati, dan satu di Sidolaju,” ungkapnya.

Dengan adanya ke tujuh perusahaan itu, kata Bupati Ngawi, berpotensi menyerap hingga 27 ribu tenaga kerja.

“Total lahan yang diminta 75 hektar, total investasi dari tujuh itu Rp1,8 triliun. Dan serapan tenaga kerjanya kurang lebih 27 ribu,” ucapnya. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...