Jumat
12 Juni 2026 | 6 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mundjidah – Sumrambah Satu Periode Lagi untuk Rakyat Jombang Sehat dan Sejahtera

pdip-jatim-240923-murah-no-1-1_copy_636x422

SURABAYA – Calon wakil bupati Kabupaten Jombang, Sumrambah, menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan program kerja unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pertama-tama, kami bertekad untuk menyelesaikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar 100% masyarakat Jombang dapat menikmati akses layanan kesehatan yang memadai,” ujar Sumrambah di sela acara Rakerdasus Pemenangan Kepala Daerah dalam Pilkada 2024 di Vasa Hotel, Surabaya, Kamis (26/092024).

Pria yang kembali maju mendampingi Mundjidah Wahab tersebut menjelaskan bahwa akses kesehatan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah, dan masih banyak warga yang kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan akibat berbagai kendala.

Untuk mencapai tujuan ini, Sumrambah mengusulkan sosialisasi masif dan meningkatkan kerjasama dengan puskesmas dan rumah sakit.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya mengetahui hak mereka, tetapi juga bagaimana cara mengakses layanan tersebut dengan mudah,” jelasnya.

Selain kesehatan, Sumrambah juga menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi melalui pengembangan sektor industri dan agrikultur, terutama di wilayah utara Sungai Brantas.

“Kami percaya bahwa kedua sektor ini memiliki potensi besar untuk membuka lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa pihaknya akan menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberikan kemudahan dalam perizinan, dan memberikan insentif bagi pengusaha.

“Dengan dukungan yang tepat, kami berharap industri dapat tumbuh dan berkembang, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” lanjut Sumrambah.

Sementara dalam sektor agrikultur, mereka berencana untuk memperkenalkan teknologi pertanian modern dan memberikan pelatihan kepada para petani.

“Kami ingin hasil pertanian yang lebih baik, sehingga petani bisa lebih sejahtera,” katanya.

Lebih lanjut, Sumrambah mengakui bahwa pandemi COVID-19 telah menghambat banyak proyek pembangunan infrastruktur. “Sekarang saatnya untuk bangkit dan kembali fokus pada pembangunan. Infrastruktur yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Untuk itu, Ia berkomitmen untuk memperbaiki jalan, fasilitas umum, dan infrastruktur dasar lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Dengan berbagai program kerja yang telah dipaparkan, Sumrambah optimis dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Jombang.

“Kami ingin Jombang menjadi kabupaten yang sejahtera, di mana setiap masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan yang kami lakukan,” pungkasnya. (yols/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...
KABAR CABANG

Panen Perdana Posko Pangan, PDIP Jombang Targetkan Ekspansi di 21 Kecamatan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menargetkan pembentukan posko pangan di seluruh atau 21 kecamatan di ...