Jumat
16 Oktober 2026 | 3 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mohon Keselamatan dari Covid-19 dan Bencana, DPRD Jatim Istighotsahan

pdip-jatim-kusnadi-dprd-istighotsah-covid-1

SURABAYA – Berbagai ikhtiar dilakukan DPRD Jawa Timur untuk membantu mengatasi pandemi Covid-19.

Tak cukup dengan ikhtiar fisik, DPRD Jatim juga “mengetuk” pintu langit dengan menggelar istighotsah dan doa bersama bertajuk ‘Memohon Keselamatan Bangsa dari Covid-19 dan Bencana’, di Gedung DPRD Jatim, Kamis (11/2/2021) malam. 

Ketua DPRD Jatim Kusnadi hadir bersama sejumlah Pimpinan Dewan. Di antaranya para Wakil Ketua DPRD Jatim: Anik Maslachah, Anwar Sadad, dan Sahat Tua Simanjuntak. 

Acara dihadiri peserta yang terbatas, hanya para pejabat Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Lainnya mengikuti melalui daring (virtual). 

Beberapa jajaran di Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim juga turut hadir. Di antaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, perwakilan Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya, hingga Kejaksaan Tinggi. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat yang juga Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar turut hadir didampingi Ketua MUI Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah. Serta, Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar dan Wakil Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim Prof Biyanto. 

“Hari ini DPRD Jatim menyelenggarakan istighotsah dan doa bersama. Semata-mata memohon doa kepada Allah SWT,” kata Kusnadi. 

“Agar kemudian, Covid-19 yang sedang kita hadapi bersama, bisa diangkat dari bumi Jatim dan Indonesia ini,” tambah dia. 

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini, DPRD konsisten untuk hadir membantu masyarakat di masa pandemi ini. Menyinergikan seluruh kekuatan, baik pemerintah maupun dengan alim ulama, terutama melalui istighotsah ini. 

“Ini dengan dilandasi oleh rasa keprihatinan kami. Pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota secara lahir telah berikhtiar dengan daya dan kekuatan yang dimiliki dalam pengendalian covid-19,” katanya. 

“Namun, kan hingga saat ini (covid-19) belum juga pergi. Kami berpikir, bahwa Allah sedang menegur,” lanjut Kusnadi. 

Sehingga, doa dan tirakat menjadi ikhtiar berikutnya yang seharusnya terus dilakukan. “Ikhtiar itu tak cukup dengan lahir, namun juga harus dengan batin, dengan sungguh-sungguh,” terangnya. 

Pun juga sejumlah daerah di Jatim saat ini menghadapi sejumlah bencana. “Kita juga sering mendengar, ada bencana banjir, dan beberapa musibah lainnya. Terutama masuk musim penghujan. Ini menimbulkan kerugian kepada saudara kita semua,” katanya. 

“Dilandasi itu, istighotsah ini diadakan. Sehingga, apa yang menjadi tujuan bisa tercapai. Sehingga, rakyat Jatim, Indonesia, dan dunia bisa seperti sediakala seperti halnya sebelum adanya bencana,” harap Kusnadi. 

Silih berganti, KH Miftachul Akhyar hingga KH Marzuqi Mustamar memimpin jalannya doa. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...