Selasa
03 November 2026 | 12 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Merawat Mata Air Sumber Molang, Kader-kader di Magetan Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan

pdip-jatim-dprd-jatim-121021-diana-sasa-a

MAGETAN – Kader-kader PDI Perjuangan di Magetan bersama para relawan pegiat lingkungan bahu membahu menjaga kelestarian Mata Air Sumber Molang di Desa Ngiliran dan Desa Bedagung Kecamatan Panekan, Selasa (12/10/2021).

Upaya merawat mata air dilakukan melalui tradisi Sedekah Alam dan Budaya yang dilaksanakan turun temurun masyarakat setempat. Sedekah alam merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua karunianya yang diberikan kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kader PDI Perjuangan. Yakni Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliya Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa; Sekretaris DPC PDI Perjuangan Magetan,  Suyatno; dan anggota DPRD Magetan, Suyono Wiling. Selain itu, sejumlah relawan PDI Perjuangan dan relawan cinta lingkungan dari Kabupaten Magetan dan Ngawi.

Menurut Diana Sasa, acara Sedekah Alam dan Budaya kali ini bertemakan lingkungan hidup.

“Menjaga lingkungan bukanlah hal mudah terutama sumber mata air,” ungkap Sasa. “Dapat dilihat saat ini banyak sumber air yang kering. Itu artinya sudah mulai terjadi kerusakan ekosistem,” imbuhnya.

Menjaga sumber air, jelas Diana Sasa, salah satunya dengan konservasi alam, bukan direnovasi dengan cara dipasang keramik. Sebab hal itu justru kurang baik bagi kelestarian alam. “Yang lebih bagus jika dipasang dengan batu alam,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, Sasa berharap mata air Sumber Molang terus dijaga dan dirawat. Serta potensinya bisa dijadikan destinasi wisata alam. Meski, lanjutnya, untuk itu perlu pembenahan atau renovasi tanpa mengganggu ekosistem setempat.

Kegiatan Sedekah Alam dan Budaya ini dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-346. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan menanam pohon, menebar benih ikan dan pelepasan burung.

Secara simbolik, penanaman pohon dilakukan Diana Sasa, menebar benih ikan oleh Suyatno dan pelepasan burung oleh Suyono Wiling untuk kemudian secara bersama dilakukan segenap relawan yang hadir.

Sementara puncak kegiatan Sedekah Alam dan Budaya dilakukan pada 30 November 2021 dengan menyuguhkan pagelaran wayang kulit di Desa Ngiliran dan Seni Tayub Gambyong di Desa Bedagung. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...