Kamis
06 Agustus 2026 | 7 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menyongsong Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Jaringan

PDIP-Jatim-Bambang-Yuwono-15082022

PONOROGO – Hanya memperoleh 4 kursi pada Pemilu 2019, PDI Perjuangan Ponorogo terus melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2024. Kader Banteng Ponorogo diberikan keleluasaan untuk memperkuat jejaring di luar struktur.

Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Bambang Yuwono mengatakan, pada Pemilu 2024, Partainya akan membuka ruang seluas-luasnya untuk pengurus dan kader Partai untuk maju menjadi calon legislatif (caleg).

“Pencalegan 2024 Partai membuka ruang seluas-luasnya, terutama pengurus Partai. Tapi semua ada syaratnya, bukan cukup niat saja. Apalagi kita punya target fantastik, yaitu 125 persen,” ujar Bambang saat memimpin Rapat DPC Diperluas di DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Sabtu (13/8/2022).

Pria yang akrab disapa Logos itu menambahkan, alasan mengapa harus minimal 9 kursi, lantaran dengan 9 kursi dari 45 kursi di DPRD, maka PDI Perjuangan bisa mengusung calon kepala daerah dan wakilnya di pilkada kelak.

“Kita punya cita-cita yang harus diperjuangkan. Optimis karena punya bupati dan wakil bupati, sehingga akan mudah untuk memperkuat jejaring ini,” tegas Logos.

Untuk kesiapan kader Partai yang ingin maju Pemilu 2024, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur itu memastikan, bahwa para kader tidak hanya berniat saja, tapi juga sudah siap lahir batin. Hal tersebut mengingat semakin sengitnya konstelasi politik di Ponorogo saat ini.

“Kesiapan masing-masing perlu diukur kemampuan diri. Siap ubo rampe, siap lahir batin dan ukur diri. Jika tidak merasa punya kemampuan, ya jangan maju, tapi boleh mengusulkan kader dari luar Partai yang punya kapabilitas,” ujarnya di hadapan pengurus DPC, PAC, badan sayap Partai dan kader Banteng lainnya.

Perlu diketahui, PDI Perjuangan Ponorogo pernah mencatat sejarah dengan menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD selama 3 periode dengan memiliki wakil rakyat terbanyak, yaitu 13 kursi pada awal reformasi (1999-2004), lalu 12 kursi pada 2004-2009, dan 10 kursi pada 2009-2014.

Namun seiring waktu, suara makin menyusut dari 10 kursi menjadi separuhnya atau 5 kursi pada 2014-2019 dan tinggal 4 kursi saja pada Pemilu 2019 lalu. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

PEREMPUAN

PWI Gresik Nobatkan Nila Yani Jadi Tokoh Inspiratif Penggerak UMKM

GRESIK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gresik-Lamongan, Nila Yani Hardiyanti dikenal sebagai wakil rakyat yang ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Susetyo Dorong Evaluasi KUR, UMKM Harus Naik Kelas Lewat Pendampingan Usaha

BATU – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, mendorong pemerintah ...
LEGISLATIF

Perkuat Perlindungan Driver dan Kepastian Tarif, DPRD Jatim Siapkan Perda Transportasi Online

DPRD Jawa Timur menyiapkan Perda Transportasi Berbasis Aplikasi untuk memberikan kepastian tarif, perlindungan bagi ...
KRONIK

Rencana “Ekspansi” UNESA di Kebonagung Magetan, Fraksi PDI Perjuangan Minta Ada Jurusan Pertanian dan UMKM

MAGETAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan menyatakan dukungannya terhadap rencana pengembangan Kampus ...
KRONIK

Kawal Swasembada Gula, Sonny PDIP Tegaskan Kepentingan Petani Harus Jadi Prioritas

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menegaskan komitmennya mengawal program swasembada ...
HEADLINE

Said Abdullah: Pertumbuhan Ekonomi 5,29% Ditopang Faktor Musiman, Industri dan Pertanian Harus Diwaspadai

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menilai pertumbuhan ekonomi 5,29 persen ditopang faktor musiman, namun ...