Kamis
14 Mei 2026 | 12 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Menteri-Pejabat Kalau Rapat Pakai Batik Saja”

Jokowi-Jusuf Kalla01

Jokowi-Jusuf Kalla01JAKARTA – Satu lagi gagasan presiden terpilih Joko Widodo untuk lebih mengembangkan industri kreatif. Ke depan, Jokowi ingin menteri dan pejabat mengenakan batik saat menghadiri rapat, dan saat berdinas sehari-hari.

“Nantinya yang jadi menteri dan pejabat kalau rapat tidak usah pakai jas tapi pakai batik saja. Saya membayangkan setiap hari, seminggu empat atau lima kali pakai batik dan peci, dan sehari pakai baju putih. Pakai jasnya setahun sekali saja,” kata Jokowi, di sela mengikuti acara Hari Batik dan peresmian Pasaraya Tribute to Batik di Blok M, Jakarta, Kamis (2/10/2014).

Lewat cara ini, kata Jokowi, diharapkan industri kreatif di daerah bisa semakin berkembang lebih maju. Tidak hanya batik, tapi juga tenun ikat, kerajinan bordir, dan lainnya.

“Tapi perlu sentuhan desainer agar bisa dibawa ke tingkat atas. Inilah usaha kita dalam memajukan usaha kecil di kampung, di desa dalam menyangkut sebuah tenaga kerja yang luar biasa banyaknya,” ujar Jokowi.

Dia mengaku prihatin dengan perkembangan industri batik dan kerajinan tangan di Indonesia yang kurang berkembang sejak 10 tahun terakhir. Tahun 1992, ungkap Jokowi saat mengikuti pameran pertama di Eropa, stan Indonesia ada 14, Malaysia 7, Tiongkok 10, Thailand 5.

“10 tahun kemudian, Tiongkok 300, Thailand 70, Malaysia 100 dan Indonesia 14, ini mesti ada yang keliru. Memang negara harus hadir, kalau negara hadir pasti usaha mikro akan tumbuh,” katanya.

Usai meresmikan Pasaraya Batik, yang juga merupakan pemeran dagangan dari Pasar Klewer Solo, Jokowi langsung meninjau beberapa stand. Jokowi berkeliling ditemani Wakil Presiden RI terpilih Jusuf Kalla (JK). Jokowi juga sempat mencoba beberapa batik yang dijual pedagang.

Mantan wali kota Solo tersebut sempat mengepaskan sebuah kemeja batik warna coklat pada tubuhnya. Kemudian, kemeja itu malah ia cocokkan ke tubuh JK. “Ada enggak kain batik Makassar-Solo?” tanya Jokowi berseloroh, sambil memilih-milih kain batik yang disusun bertumpuk di sebuah meja.

Usai puas belanja batik, pasangan presiden dan wakil presiden terpilih tersebut juga sempat menjajal sebuah peci warna hitam. Setelah mendapat peci dengan ukuran yang pas, keduanya pun membayar peci tersebut. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...