Sabtu
12 September 2026 | 9 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menteri Kabinet Kerja Jokowi Output-nya Jelas

pdip-jatim-eva-k-sundari-01

pdip-jatim-eva-k-sundari-01JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menegaskan, kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini suasananya dinamis dan outputnya jelas. Dia tak sependapat dengan adanya anggapan bahwa Presiden Jokowi kurang baik dalam mengatur menteri-menterinya.

“Bagaimana memimpin, ini soal gaya kepemimpinan saja. Pak Jokowi kabinetnya dinamis tapi output jelas,” ujar Eva, kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Legislator DPR RI asal dapil 6 Jawa Timur ini menjelaskan, dalam kepemimpinan di pemerintahan, yang pasti adalah hasil kinerja yang berdampak pada rakyat.

Menurutnya, pemerintahan Presiden Jokowi yang masih awal 1,5 tahun sudah memberikan hasil yang terlihat bagi rakyat Indonesia.

“Dalam kepemimpinan yang terpenting kinerja, output dan syukur dampak. Meski masih 1,5 tahun, ada dampak terhadap pemerataan ke luar Jawa dan Indonesia Timur. Pembangunan infrastruktur terdongkrak untuk memperbaiki daya saing,” ungkapnya.

Dia mengakui, PDI Perjuangan merupakan partai yang paling banyak dan gencar melayangkan kritik terhadap pemerintahan Presiden SBY kala itu. Sebab, saat itu PDI Perjuangan memosisikan diri di luar pemerintahan.

Sementara itu, sebanyak 30 kementerian era pemerintahan Jokowi telah mendeklarasikan diri sebagai zona integritas atau bebas korupsi. Jumlah tersebut meningkat ketimbang zona bebas korupsi yang dibangun di masa pemerintahan sebelumnya.

“Di akhir pemerintahan Pak SBY, baru ada empat kementerian yang mencanangkan zona integritas,” kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi di kantor Sekretariat Kabinet, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2016).

Saat ini, tinggal empat kementerian yang belum menyatakan zona bebas korupsi, yakni Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Di tingkat lembaga negara nonkementerian, Yuddy mengakui, di awal pemerintahan Joko Widodo hanya empat yang menegaskan diri sebagai zona bebas korupsi. Tapi sekarang jumlahnya bertambah menjadi 30 lembaga pemerintah nonkementerian. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...